Kunjungi Pelabuhan Bira, Komisi D DPRD Sulsel Dorong Perbaikan Infrastruktur

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan inspeksi lapangan ke Pelabuhan Bira di Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Senin (26/1/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada fungsi pengawasan, khususnya terkait pengelolaan pelabuhan dan kelayakan sarana pendukungnya.
Rombongan Komisi D meninjau langsung sejumlah titik di kawasan pelabuhan, mulai dari fasilitas pelayanan hingga infrastruktur dasar.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir, menilai Pelabuhan Bira memiliki kontribusi positif terhadap pendapatan daerah, namun masih menyimpan berbagai persoalan yang perlu segera ditangani.
“Secara pendapatan, Pelabuhan Bira ini termasuk yang cukup baik di bawah Dinas Perhubungan Sulsel. Penerimaannya sekitar Rp1,5 miliar per tahun. Tetapi dari sisi fasilitas, masih banyak yang harus dibenahi,” ujar Kadir saat dihubungi, Selasa (27/1/2026).
Ia mengungkapkan, salah satu temuan utama dalam pengawasan tersebut adalah kondisi penerangan di area pelabuhan yang dinilai belum memadai. Minimnya lampu penerangan dikhawatirkan mengganggu aktivitas dan keselamatan, terutama pada malam hari.
“Penerangan sangat kurang, malam hari gelap. Ini tentu perlu perhatian serius. Selain itu, kondisi jalan, pagar pelabuhan, hingga akses pintu masuk juga perlu diperbaiki,” jelasnya.
Berdasarkan data yang diterima Komisi D, pendapatan Pelabuhan Bira pada tahun 2025 tercatat sekitar Rp1,536 miliar. Untuk tahun 2026, angka tersebut kembali ditetapkan sebagai target, dengan peluang peningkatan apabila perbaikan infrastruktur dapat direalisasikan.
“Kita melihat potensinya besar. Kalau fasilitasnya ditingkatkan, pendapatannya juga bisa ikut naik,” kata Kadir.
Ia menambahkan, seluruh hasil pengawasan lapangan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja bersama dinas terkait. Komisi D berencana mendorong agar usulan perbaikan dari pengelola pelabuhan dapat segera ditindaklanjuti.
“Hasil kunjungan ini akan kami bawa ke rapat kerja. Kita cari solusi bersama supaya kebutuhan perbaikan di Pelabuhan Bira bisa direalisasikan,” ujarnya.
Kadir berharap, pembenahan penerangan, akses jalan, pagar, dan fasilitas pendukung lainnya dapat meningkatkan kinerja Pelabuhan Bira sekaligus mengoptimalkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah Sulawesi Selatan.
“Kalau infrastrukturnya lebih baik, pelayanan juga maksimal dan target pendapatan bisa tercapai, bahkan melampaui,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News