SULSELSATU.com, PAREPARE – Dewan Masjid Indonesia Kota Parepare melaksanakan orientasi mubaligh dan pengurus masjid serta pelatihan operator masjid digelar di Auditorium BJ Habibie pada Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Mubaligh, Optimalisasi Tata Kelola Pengurus dan Operator Masjid dalam Mewujudkan Masjid sebagai Pusat Peradaban.”
Ketua panitia, Dr. Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti peserta dalam dua sesi. Pada sesi pagi diikuti sekitar 270 mubaligh, sementara sesi siang diikuti pengurus dan operator dari 243 masjid yang membahas manajemen pengelolaan masjid.
Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mubaligh sekaligus memperkuat tata kelola pengurus dan operator masjid agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare, Andi Mulyadi, mengatakan orientasi mubaligh menjadi ajang menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat peran dakwah di tengah masyarakat.
“Untuk pelatihan operator masjid difokuskan pada peningkatan kapasitas teknis, seperti penyaluran zakat yang tepat serta penyamaan waktu azan antar masjid agar lebih terkoordinasi,” ungkapnya.
Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Parepare, Dr. Hasan Basri, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya penguatan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan kegiatan ini menjadi wadah menyatukan persepsi seluruh elemen pengelola masjid.
Ia mengingatkan bahwa pengurus masjid mengemban amanah masyarakat, bukan memiliki masjid secara pribadi.
“Pengurus masjid jangan seakan-akan masjid itu milik pribadi. Ini amanah yang harus dijalankan dengan baik, termasuk dalam pengelolaan dana,” tegasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar