Ajang HIPMI Run Strong 8 Jadi Bagian Penguatan Jejaring Pengusaha Muda Nasional

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, menegaskan bahwa ajang HIPMI Run Strong 8 bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan pesan simbolik dukungan pengusaha muda terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Amar, jarak 8 kilometer yang dipilih dalam event tersebut sengaja dirancang sebagai representasi komitmen HIPMI.
“Memang mungkin terdengar tidak biasa, karena umumnya 5K atau 10K. Tapi 8 kilometer ini melambangkan kesiapan HIPMI mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen,” ujar Amar usai pelepasan peserta di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Sabtu (14/2/2026).
Ajang yang diinisiasi HIPMI Running Club itu diikuti sekitar 2.000 pelari. Kuota peserta terbagi untuk anggota HIPMI, HIPMI Perguruan Tinggi, dan masyarakat umum. Amar yang juga anggota DPR RI menyebut capaian tersebut sesuai target panitia.
“Totalnya 2.000 peserta. Kami buka ruang untuk umum karena ini bukan hanya milik internal organisasi, tapi juga ingin melibatkan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan lari ini menjadi bagian dari rangkaian Sidang Dewan Pleno (SDP) nasional HIPMI yang dipusatkan di Makassar. Ribuan peserta dilepas langsung oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman.
Amar menyebut, terpilihnya Makassar sebagai tuan rumah SDP merupakan momentum penting bagi Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan, sudah lebih dari satu dekade kota ini tidak menjadi lokasi agenda nasional besar HIPMI.
“Ini event nasional terbesar kedua di HIPMI. Biasanya dibuka presiden atau pejabat tinggi negara. Setelah lebih dari 10 tahun, akhirnya Makassar kembali dipercaya menjadi tuan rumah,” jelasnya.
Ia optimistis kehadiran lebih dari seribu pengusaha dari berbagai daerah akan memberi efek berganda bagi perekonomian lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner hingga UMKM.
Sementara itu, Ketua Running Club BPD HIPMI Sulsel, Sidiq Pradipta Laksmana, mengungkapkan antusiasme peserta tahun ini meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Jika tahun lalu sekitar 1.500 pelari, kini menembus 2.000 peserta.
“Pesertanya bukan hanya dari Sulsel, tapi juga dari Jawa Tengah, Sulbar, Sultra hingga Gorontalo. Ini menunjukkan event ini mulai diperhitungkan,” katanya.
Selain lomba lari, rangkaian SDP HIPMI juga diisi turnamen golf yang diikuti 70–80 peserta serta expo UMKM dengan sekitar 55 booth. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan tidak hanya mempererat jejaring pengusaha muda, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.
Amar pun membuka peluang Makassar kembali menjadi tuan rumah agenda nasional HIPMI ke depan, meski tetap memberi ruang bagi daerah lain.
“Kita tentu ingin lagi, tapi tetap harus berbagi kesempatan dengan daerah lain. Yang jelas, kalau ada peluang, kita siap,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News