Reses Terakhir Andre Tanta, Warga Tidung Keluhkan Data KIS dan Minimnya Pelatihan Kerja

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi C DPRD Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT), menutup rangkaian reses masa sidang II Tahun Anggaran 2025/2026 dengan menggelar temu konstituen di Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Senin (23/2/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kelurahan Tidung, Ikbal, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan aspirasi secara langsung.
Dalam dialog terbuka itu, warga mengangkat sejumlah persoalan sosial yang mereka hadapi. Salah satunya disampaikan Desriana, yang menyoroti persoalan data desil penerima bantuan sosial, khususnya Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Ia mengungkapkan masih banyak warga tidak mampu di Kelurahan Tidung yang tercatat dalam desil 6, sehingga tidak masuk kategori penerima bantuan. Sebaliknya, terdapat warga yang dinilai mampu namun justru masuk dalam desil 2 dan menerima bantuan.
“Kami berharap pemerintah melakukan peninjauan ulang data agar lebih tepat sasaran, supaya tidak menimbulkan kecemburuan dan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar Desriana.
Selain persoalan bantuan sosial, aspirasi juga datang dari kalangan pemuda. Muhammad Jusdi menyampaikan harapan agar pemerintah menghadirkan program pelatihan kerja dan pelatihan kepemudaan di wilayah Tidung.
Menurutnya, masih banyak anak muda yang menganggur karena minimnya keterampilan dan bekal pengetahuan, sementara persyaratan dunia kerja semakin menuntut keahlian khusus.
“Kalau ada pelatihan, kami bisa punya skill. Ini penting supaya pemuda bisa lebih siap bersaing dan mendapatkan pekerjaan,” kata Jusdi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan warga melalui mekanisme yang ada di DPRD Sulsel. Ia menyebut reses sebagai ruang penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan perjuangkan. Baik terkait data bantuan sosial maupun kebutuhan pelatihan bagi pemuda, ini menjadi perhatian serius kami,” ujar APT.
Ia berharap, dialog yang terbangun dalam reses ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Kegiatan reses ditutup dengan silaturahmi dan ramah tamah, menandai berakhirnya rangkaian reses masa sidang II APT dengan penuh kebersamaan dan harapan baru bagi warga Kelurahan Tidung.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News