Logo Sulselsatu

Prestasi Unismuh Makassar Kian Moncer, Raih Posisi 4 Nasional dan 20 Dunia UI GreenMetric

Asrul
Asrul

Senin, 23 Februari 2026 16:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menembus peringkat 20 dunia dan peringkat 4 nasional pada kategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025.

Capaian itu merujuk pada kategori Setting and Infrastructure yang menilai tata kelola ruang kampus, proporsi ruang terbuka hijau, dan dukungan infrastruktur berkelanjutan.

Data resmi UI GreenMetric 2025 menunjukkan Unismuh meraih skor 1.425 pada subkategori tersebut. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi UI GreenMetric:
https://greenmetric.ui.ac.id/rankings/ranking-by-category-2025/1

Baca Juga : Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel 28 Maret

Kabar capaian itu disampaikan Wakil Rektor I Unismuh, Prof Andi Sukri Syamsuri, tentang capaian monumental Unismuh, pada Ahad, 22 Februari 2026.

Menurut Prof Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh, posisi tersebut menjadi penanda bahwa investasi Unismuh dalam pengembangan kawasan hijau dan infrastruktur berkelanjutan mulai diakui pada level global.

“Ini bukan hasil instan. Ada proses panjang pembenahan tata ruang kampus dan penguatan data pendukung yang konsisten. Apalagi di bawah kepemimpinan Bapak Rektor Dr Abdul Rakhim Nanda, Unismuh mengusung slogan I-Gift, atau Integrated Green Islamic Futuristic,” tambah Prof Andis.

Baca Juga : Sekitar 8 Ribu Jamaah Ikuti Salat Id di Unismuh Makassar, Khatib Tekankan Akhlak Mulia

Penguatan pada subkategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau ditopang oleh luasan dan sebaran kawasan pendidikan yang dikelola Unismuh. Selain kampus utama di Jalan Sultan Alauddin, kampus ini juga memiliki unit pendidikan di Jalan Ranggong dan Jalan Pettarani III.

Selain itu, pengembangan fasilitas kesehatan dan pendidikan kedokteran juga memperkuat indikator infrastruktur kampus. Rumah Sakit Unismuh beserta Kampus Fakultas Kedokteran di Jalan Tun Abdul Razak berdiri di atas lahan sekitar 3 hektar dan dirancang dengan konsep tata kelola kawasan yang terintegrasi.

Unismuh juga mengelola Pusdiklat Bollangi seluas sekitar 12 hektar yang didominasi ruang terbuka hijau. Di dataran tinggi Gowa, kampus ini memiliki lahan di Bissoloro seluas sekitar 72 hektar yang berfungsi sebagai laboratorium lapangan Fakultas Pertanian sekaligus lokasi Pesantren Darul Fallaah (Rumah Petani).

Baca Juga : Silaturahmi Ramadan, Unismuh Makassar Perkuat Ikatan dengan Para Pendahulu Kampus

Di Kabupaten Barru, Unismuh menerima pengelolaan Hutan Pendidikan seluas sekitar 229 hektar di Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja. Penyerahan kawasan itu dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2022.

Ketua Unismuh Global Excelence Center (Lembaga Daya Saing Internasional Unismuh), Prof Hartono Bancong, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas unit dalam mendokumentasikan indikator keberlanjutan sesuai standar global.

“UI GreenMetric tidak hanya menilai keberadaan ruang hijau, tetapi juga konsistensi kebijakan, integrasi data, dan kesinambungan program,” kata Hartono.

Baca Juga : BSN Apresiasi Kepercayaan Unismuh Makassar dalam Pengelolaan Layanan Keuangan

Wakil Rektor IV Unismuh, Dr Burhanuddin, menambahkan bahwa pemeringkatan internasional menuntut kampus tidak sekadar memiliki program, tetapi juga bukti kinerja yang terukur.

Menurut dia, proses pengumpulan dan verifikasi data dilakukan secara sistematis, mulai dari luas lahan terbuka hijau, kebijakan pengelolaan lingkungan, hingga integrasi prinsip keberlanjutan dalam pendidikan dan riset.

“Subkategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau menjadi fondasi. Dari sana, indikator lain seperti energi, pengelolaan limbah, air, dan transportasi dapat berkembang secara terukur,” ujarnya.

Baca Juga : Unismuh Makassar Bakal Gelar Buka Puasa Bersama, Undang Sesepuh dan Panti Asuhan

Dalam pemeringkatan UI GreenMetric 2025 secara keseluruhan, Unismuh berada di peringkat 62 nasional dan 624 dunia. Capaian itu diumumkan pada Desember 2025.

Rektor Unismuh, Dr Abd Rakhim Nanda, mengapresiasi kerja kolektif sivitas akademika. Menurut dia, capaian tersebut merupakan refleksi dari komitmen jangka panjang dalam membangun kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Peringkat ini adalah hasil sinergi seluruh unsur kampus. Tantangannya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas pengelolaan agar lebih berdampak,” kata Rakhim.

UI GreenMetric sendiri menilai perguruan tinggi berdasarkan enam indikator utama, yakni tata kelola dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, penggunaan air, transportasi, serta pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.

Bagi Unismuh Makassar, peringkat 4 nasional dan 20 dunia pada subkategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau UI Greenmetric menjadi pijakan untuk memperkuat reputasi global sekaligus memperluas kontribusi kampus dalam agenda pembangunan berkelanjutan.

Selain UI GreenMetric, Unismuh Makassar juga tercatat dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025 (Peringkat 1001-1500 dunia, dan PTS Terbaik ke 16 di Indonesia). Kampus Muhammadiyah terbaik di Indonesia Timur ini juga tercatat dalam THE World University Rankings 2026, serta QS Asia University Rankings 2026.

Dengan berbagai capaian itu, Unismuh Makassar menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang bereputasi global.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 April 2026 21:45
UNM Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI Bahas Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi tuan rumah dalam kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI yang membahas sis...
Pendidikan10 April 2026 21:31
Puluhan Dosen ITB Nobel Kantongi Hibah Penelitian 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, Muhammad Rijal, mengungkapkan rasa syukurnya setelah berha...
OPD10 April 2026 21:28
Hasil Kajian Terbaru, Gedung Utama DPRD Sulsel Akan Dibangun Ulang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulawesi Selatan, Muh Jabir, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait rencana perbai...
Video10 April 2026 20:51
VIDEO: Seskab Teddy Tepis Isu Indonesia Chaos, Tegaskan Kondisi Tetap Aman
SULSELSATU.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menepis isu Indonesia akan chaos. Ia menyebut narasi tersebut keliru dan tidak sesuai den...