Ekonomi Sidrap Melonjak, Jadi Juara Pertumbuhan se-Sulawesi Selatan

Ekonomi Sidrap Melonjak, Jadi Juara Pertumbuhan se-Sulawesi Selatan

SULSELSATU.com, SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang atau Kabupaten Sidenreng Rappang mencatat kinerja ekonomi paling moncer di Sulawesi Selatan sepanjang 2025.

Data resmi Badan Pusat Statistik menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi daerah tersebut menembus 7,71 persen, tertinggi dibandingkan 24 kabupaten/kota lainnya di provinsi ini.

Angka tersebut merujuk pada rilis terbaru BPS terkait Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan 2010 periode 2022–2025.

Jika ditarik ke belakang, perjalanan ekonomi Sidrap dalam delapan tahun terakhir terbilang dinamis. Pada 2018 pertumbuhan berada di level 5,02 persen dan sedikit melemah menjadi 4,65 persen pada 2019.

Pandemi Covid-19 pada 2020 membuat ekonomi terkontraksi hingga minus 0,59 persen. Namun, fase pemulihan mulai terlihat pada 2021 dengan lonjakan ke 5,54 persen.

Setelah itu, laju pertumbuhan kembali melambat di 2022 sebesar 4,86 persen dan turun lagi pada 2023 menjadi 3,28 persen. Tahun 2024 mulai menunjukkan perbaikan dengan capaian 4,05 persen sebelum akhirnya melonjak tajam di 2025 hingga 7,71 persen.

Capaian ini menjadi rekor tertinggi Sidrap dalam kurun delapan tahun terakhir sekaligus menempatkannya di posisi puncak pertumbuhan ekonomi se-Sulawesi Selatan.

Sebagai perbandingan, sejumlah daerah lain juga mencatat pertumbuhan tinggi pada 2025, seperti Kabupaten Luwu sebesar 7,43 persen, Kabupaten Wajo 7,16 persen, Kabupaten Gowa 7,04 persen, dan Kabupaten Jeneponto 6,59 persen.

Meski demikian, angka yang diraih Sidrap tetap menjadi yang tertinggi di tingkat provinsi.

Lonjakan signifikan pada 2025 mengindikasikan adanya penguatan sektor-sektor unggulan daerah serta membaiknya aktivitas ekonomi masyarakat.

PDRB atas dasar harga konstan sendiri menjadi indikator utama untuk melihat pertumbuhan riil suatu wilayah karena menggambarkan peningkatan produksi barang dan jasa tanpa terpengaruh inflasi.

Dengan capaian tersebut, Sidrap dinilai tidak hanya mampu menjaga momentum pemulihan pascapandemi, tetapi juga berhasil mempercepat akselerasi pertumbuhan hingga melampaui sebagian besar daerah lain di Sulawesi Selatan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga