SULSELSATU.com, MAKASSAR – Suasana selama bulan suci Ramadan selalu membawa nuansa yang khas di berbagai daerah Indonesia. Hal ini karena aktivitas masyarakat tetap berjalan dinamis meski di tengah ibadah puasa.
Pola mobilitas masyarakat mengalami penyesuaian pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang berbuka puasa atau ketika kondisi lalu lintas cenderung lebih padat dibandingkan hari biasa.
Kondisi tersebut menuntut seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga : Pengguna Smart Key Yamaha Wajib Tahu Cara Penggunaan Agar Tidak Boros Aki
Bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, aktivitas harian tetap harus dilakukan meski kondisi fisik berbeda dari biasanya. Rutinitas bekerja, bersekolah, hingga bermobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya tetap membutuhkan energi dan konsentrasi.
Situasi ini sekaligus menjadi momentum untuk melatih kedisiplinan dan pengendalian diri, khususnya saat berkendara, agar perjalanan tetap aman dan nyaman sepanjang Ramadan.
Trainer Yamaha Riding Academy (YRA) Indonesia Muhammad Arief mengatakan, selama bulan puasa, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri seperti kelelahan, dehidrasi, dan menurunnya konsentrasi yang bisa meningkatkan risiko saat berkendara pada jam menjelang berbuka yang lalu lintasnya lebih padat.
Baca Juga : Yamaha Cup Race 2026 Seri 1 Digelar di Sidrap, Bisa Nonton Gratis dan Dapat Banyak Promo
“Maka dari itu, pengendara sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengatur waktu perjalanan, serta tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara,” ujar Muhammad Arief.
Untuk bisa menjalani bulan puasa sekaligus bermobilitas dengan nyaman, Yamaha Riding Academy memberikan beberapa tips simple yang dapat diterapkan selama berkendaraa di bulan puasa:
Persiapan Fisik Sejak Sahur
Untuk menunjang aktivitas dan mobilitas seharian di bulan Ramadan, para pengendara sepeda motor tentu saja tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi dan minum air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi saat bermobilitas hingga sore hari.
Baca Juga : Gathering Team Aerox 2026 Jadi Ruang Ekspresi Anak Muda
Tambahan konsumsi vitamin sebelum beraktivitas juga dapat membantu menjaga stamina agar tetap bugar.
Atur Waktu & Hindari Terburu-buru
Selain kondisi fisik pengendaranya yang perlu dipersiapkan dengan baik, tetapi mengelola waktu yang baik juga menjadi hal penitng untuk dipertimbangkan karena dapat membantu pengendara terhindar dari kebiasaan terburu-buru saat berkendara.
Terlebih lagi saat sore menuju waktu berbuka puasa yang pastinya kondisi jalan cenderung lebih padat, pengendara diimbau untuk tidak tergesa-gesa.
Baca Juga : Yamaha Segarkan GEAR ULTIMA Hybrid, Usung Desain Kekinian dan Smart Key System
Bahkan jika memungkinkan bagi umat Muslim yang menjalani ibadah puasa jika dalam perjalanan saat waktu berbuka, salah satu manajemen waktu yang diperlukan adalah membawa bekal berupa makanan ringan dan air mineral untuk bisa melipir dan membatalkan ibadah puasa dahulu.
Jaga Emosi & Konsentrasi Saat Jam Padat
Pada waktu menjelang berbuka puasa, lalu lintas biasanya akan menjadi jauh lebih padat dibanding waktu sebelumnya, pengendara diperlukan untuk tetap fokus, hindari emosi, serta lakukan akselerasi secara halus, dan hindari pengereman mendadak (hard braking) agar bisa saling menghargai dan menjaga kenyamanan selama bermobilitas.
Gunakan Riding Gear yang Nyaman
Tidak lupa juga untuk seluruh pengendara agar selalu menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar dapat mengurangi terjadinya risiko yang tidak diinginkan.
Baca Juga : Mudik Lebaran 2026 Dorong Trafik Data XLSMART Naik 21 Persen
Pemilihan perlengkapan yang nyaman dan tidak panas menjadi hal penting juga untuk diterapkan saat berkendara selama berpuasa sehingga dapat menjaga energi tubuh.
Di samping itu, para pengendara juga disarankan untuk mengenali rute perjalanan dan mengantisipasi titik-titik yang rawan kepadatan, sehingga jika memungkinkan pilih jalur alternatif agar perjalanan lebih lancar.
Kondisi pengendara yang sudah siap juga perlu didukung dengan kondisi sepeda motor yang prima sehingga perlu melakukan pengecekan rutin sebelum dikendarai karena kendaraan yang terawat dengan baik akan membantu menjaga performa tetap optimal sehingga pengendara tidak perlu mengeluarkan energi berlebih selama perjalanan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar