Logo Sulselsatu

PLN Percepat Pembangunan Infrastruktur Listrik GITET 275 kV di Kendari

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 12 Maret 2026 16:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.comPT PLN (Persero) terus memperkuat infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tenggara. Salah satunya melalui rencana pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Kendari.

Untuk memastikan kesiapan proyek tersebut, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha melakukan kunjungan lapangan ke lokasi rencana pembangunan gardu induk pada Senin (9/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan memantau langsung kesiapan lahan serta tahapan pra konstruksi proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Percepat Proyek SUTT 150 kV Palu 3–Tambu, Progres Capai 80 Persen

Dalam kegiatan tersebut, Made didampingi Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Ronny Aprisaputra bersama tim proyek.

Mereka meninjau kondisi lokasi, kesiapan akses pembangunan, serta perkembangan persiapan teknis sebelum proyek memasuki tahap konstruksi fisik.

Pembangunan GITET 275 kV Kendari merupakan bagian dari pengembangan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Andowia–Kendari.

Baca Juga : PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi

Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Sulawesi Tenggara.

Saat ini, lahan untuk pembangunan gardu induk tersebut telah dinyatakan bebas sejak Desember 2025.

Proyek pun mulai memasuki tahap persiapan pra konstruksi, yang mencakup peninjauan teknis lokasi, penyiapan akses pembangunan, serta penyusunan perencanaan teknis awal.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik

Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Ronny Aprisaputra menjelaskan, pemantauan langsung oleh manajemen menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana.

“Dengan telah selesainya proses pengadaan tanah pada akhir tahun lalu, saat ini kami fokus pada tahapan pra konstruksi guna memastikan seluruh aspek teknis, administratif, serta kesiapan lapangan terpenuhi dengan baik. Kami juga melakukan pemetaan potensi kendala sejak dini agar proses pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat waktu,” ujar Ronny.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha menegaskan, pembangunan GITET 275 kV Kendari menjadi bagian penting dalam penguatan sistem kelistrikan di Pulau Sulawesi.

Baca Juga : Clean Energy Day PLN UIP Sulawesi, Tekan Emisi hingga 1,65 Kg CO2e per Pegawai

“Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Sulawesi Tenggara,” ujar Made.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Mei 2026 23:16
Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...
Hukum13 Mei 2026 23:11
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1,45 Kg di Makassar, 6 Pengedar dan 1 Bandar Ditangkap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp 2,75 miliar di Kota Makas...
Video13 Mei 2026 21:27
VIDEO: Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Pasar Cidu Makassar
SULSELSATU.com – Pemerintah Kota Makassar menertibkan lapak pedagang kaki lima di Pasar Cidu. Penertiban dilakukan di Kelurahan Tabaringan, Kecamata...
Video13 Mei 2026 19:26
VIDEO: Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara
SULSELSATU.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil penertiban kawasan hutan kepada negara. Nilainya mencapai Rp10,2 triliun dan lahan sel...