Legislator DPRD Sulsel Ramai-ramai Tinjau Proyek Jalan Multiyears Paket 1 dan 2

Legislator DPRD Sulsel Ramai-ramai Tinjau Proyek Jalan Multiyears Paket 1 dan 2

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Sejumlah legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peninjauan langsung terhadap proyek jalan multiyears paket 1 dan 2 di Kabupaten Gowa dan Takalar, Senin (16/3/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama dua Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo dan Supriadi Arif. Turut hadir pula Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Mizar Roem.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu mengatakan kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang masih dalam tahap pengerjaan.

Menurutnya, DPRD perlu melihat secara langsung progres pembangunan di lapangan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana, terlebih menjelang musim mudik.

“Kami turun langsung selain karena aspirasi dan keluhan masyarakat, juga ingin memastikan seperti apa pengerjaan jalan ini. Jika ada persoalan di lapangan, tentu DPRD juga ikut disorot. Apalagi menjelang musim mudik, minimal ada penanganan sementara atau pemeliharaan agar masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.

Koordinator Banggar DPRD Sulsel Mizar Roem menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan tersebut memiliki tahapan teknis yang harus dilalui sehingga tidak bisa dikerjakan secara instan.

Ia menyebutkan pada Paket 1 ruas batas Gowa–Sinjai, pekerjaan dimulai dari tahap Lapis Pondasi Agregat (LPA) sebagai dasar jalan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan drainase sebelum masuk ke tahap pengaspalan.

“Jika pengaspalan dilakukan tanpa melalui tahapan tersebut, jalan akan cepat rusak karena air bisa menggenang dan merusak struktur jalan. Karena itu pekerjaan ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat akan diprioritaskan untuk penanganan sementara agar tetap bisa dilalui masyarakat.

Mizar juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut menggunakan skema pendanaan OPDD selama tiga tahun sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proyek pembangunan tersebut.

“Jika masyarakat menemukan hal-hal teknis di lapangan yang dianggap tidak sesuai, silakan didokumentasikan dan disampaikan melalui media sosial dengan menandai akun Gubernur, DPRD, maupun Dinas PU,” katanya.

Sementara itu, Safe Manager Paket I Misdar menyampaikan bahwa untuk ruas Jalan HM Yasin Limpo dengan panjang sekitar 7 kilometer sudah mulai dikerjakan dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Ia mengatakan, untuk menghadapi arus mudik pihaknya terlebih dahulu akan melakukan penanganan sementara pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan parah.

“Untuk menyambut arus mudik, sementara yang jalannya rusak parah kita lakukan penanganan sementara dulu. Ruas Jalan HM Yasin Limpo ini cukup kompleks pengerjaannya karena selain pengaspalan juga pembangunan drainase, sehingga kami memastikan semua tahapan berjalan baik agar kualitasnya maksimal,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, para legislator juga berdialog dengan pihak pelaksana proyek untuk memastikan progres pekerjaan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Proyek jalan multiyears ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya pada ruas batas Gowa menuju Sinjai.

Hadir juga anggota Banggar yakni Andi Anwar Purnomo, Heriwawan, Salman Alfariz , Fadriaty, Andi Tenri Indah, Kadir Halid, Muhammad Sadar, Lukma B Kady, Muhammad, Faradillah, Mallarangen Tutu, Irfan AB, Fadli Ananda, Andi Insan, serta Andi Aan Anugrah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga