SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan arus penumpang sebesar 8,25 persen secara tahunan (year on year/YoY) hingga H-2 Lebaran 2026.
Selama periode tersebut, Pelindo Regional 4 mencatat Pelabuhan Makassar dan Pelabuhan Balikpapan mendominasi arus penumpang.
Berdasarkan data operasional H-15 hingga H-2 yaitu pada 6–19 Maret 2026, total penumpang yang terlayani mencapai 413.953 orang, meningkat dari 382.401 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal tercatat sebanyak 611 unit.
Baca Juga : Dirut Pelindo Kunjungan ke Makassar, Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional
Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis menyatakan, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang semakin baik.
“Pertumbuhan arus penumpang ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat di kawasan Indonesia Timur, khususnya selama momen mudik Lebaran. Pelindo terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi fasilitas, sistem digital, maupun aspek keselamatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 4 mengoperasikan puluhan terminal penumpang dengan dukungan sistem digital, seperti autogate di 11 cabang dan X-ray di 15 cabang, guna meningkatkan efisiensi dan keamanan layanan.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Bersama DPRD Papua Barat Sinergi Kembangkan Pelabuhan Sorong
Secara kumulatif hingga H-2, lima pelabuhan dengan kontribusi penumpang terbesar di wilayah ini adalah Pelabuhan Balikpapan dengan 71.024 penumpang.
Lalu, Pelabuhan Makassar sebanyak 53.415 penumpang, Pelabuhan Ambon 43.425 penumpang, Pelabuhan Parepare 41.634 penumpang, serta Pelabuhan Ternate sebanyak 40.733 penumpang.
Kelima pelabuhan tersebut menjadi simpul utama konektivitas antarpulau di kawasan Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.
Baca Juga : Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Di sisi lain, arus kapal selama periode yang sama mencapai 611 unit. Adapun pelabuhan dengan pergerakan kapal tertinggi yakni Pelabuhan Ternate sebanyak 92 unit, Pelabuhan Manado 65 unit, Pelabuhan Ambon 62 unit, Pelabuhan Kendari 48 unit, dan Pelabuhan Balikpapan sebanyak 47 unit.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar Iwan Sjarifuddin menyebut, optimalisasi kapasitas angkut dan jadwal pelayaran menjadi kunci kelancaran arus mudik tahun ini.
“Kami mengoptimalkan load factor dan jadwal kedatangan kapal, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar tanpa penumpukan penumpang,” jelasnya.
Baca Juga : Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Data juga menunjukkan lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada H-3 menjelang Lebaran. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pelindo Regional 4 menyiapkan berbagai langkah strategis, seperti penguatan posko terpadu dan command center, penambahan personel operasional, serta pengaturan arus penumpang secara real-time.
Selain itu, perusahaan menyediakan fasilitas tambahan seperti ruang tunggu sementara dan sistem informasi publik, serta menyiapkan contingency plan untuk menghadapi potensi gangguan operasional, lonjakan trafik, hingga cuaca ekstrem.
Dalam aspek keselamatan, Pelindo memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat.
Baca Juga : Pemkot Bontang dan Pelindo Bahas Investasi Pelabuhan untuk Perkuat Logistik Nasional
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Abdul Azis.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar