Penggunaan BI-Fast di Sulsel Semakin Masif, Nominal Transaksi Mencapai Rp264,3 triliun

Penggunaan BI-Fast di Sulsel Semakin Masif, Nominal Transaksi Mencapai Rp264,3 triliun

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Layanan BI-Fast semakin menjadi pilihan utama masyarakat di Sulawesi Selatan dalam bertansaksi. Sepanjang 2025, sistem ini digunakan sebanyak 109 juta kali transaksi dengan nilai mencapai Rp264,3 triliun.

Dari sisi nominal transaksi, pertumbuhan terlihat konsisten setiap triwulan. Pada 2022, nilai transaksi tercatat sebesar Rp7.571,66 miliar, lalu meningkat seiring waktu.

Memasuki 2023, nominal transaksi mencapai Rp31.385,05 miliar, kemudian terus naik hingga Rp48.280,30 miliar pada 2024.

Tren peningkatan berlanjut pada 2025. Pada triwulan I, nilai transaksi tercatat Rp66.478,75 miliar. Pada triwulan II sebesar Rp62.151,07 miliar. Pada triwulan III meningkat menjadi Rp66.478,75 miliar, dan pada triwulan IV mencapai Rp73.104,54 miliar.

Secara tahunan, nominal transaksi BI-Fast tumbuh 11,40 persen (year on year) pada triwulan IV 2025. Angka ini menunjukkan penggunaan layanan transfer cepat ini semakin stabil di tengah masyarakat.

Sementara itu, dari sisi volume transaksi, pertumbuhan juga terlihat signifikan. Pada 2022, volume transaksi tercatat mulai dari 1 juta hingga 7,21 juta transaksi. Pada 2023, volume meningkat menjadi 8 juta hingga 16,09 juta transaksi.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, BI-Fast pada 2024, tercatat volume transaksi terus naik mencapai kisaran 18 juta hingga 27,03 juta transaksi. Tren ini berlanjut pada 2025, dengan volume transaksi pada triwulan IV mencapai 28,96 juta transaksi.

“Dari sisi pertumbuhan, volume transaksi BI-Fast mencatat kenaikan 123,12 persen pada fase awal. Pertumbuhan kemudian berada di angka 67,94 persen, dan pada triwulan IV 2025 tercatat 7,14 persen (year on year),” ujar Rizki kepada media dalam kegiatan Bincang Bareng Media pada Jumat (20/2/2026) lalu.

Peningkatan ini menunjukkan masyarakat semakin aktif menggunakan layanan transfer digital yang cepat dan efisien. BI-Fast dinilai memudahkan transaksi antarbank dengan biaya rendah dan proses real-time.

Dengan tren ini, BI-Fast terus memperkuat peranannya dalam mendorong ekosistem keuangan digital di Sulawesi Selatan.

Tidak hanya transaksi BI-Fast yang meningkat, kepemilikan kartu ATM/Debit dan kredit di Sulsel juga terus mtumbuh di Sulsel. Pada triwulan keempat 2025, volume transaksi kartu ATM mencapai 49,44 juta. Selanjutnya, nominal transaksi pada periode yang sama mencapai Rp72,74 triliun.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga