Pemkab Sidrap Borong Penghargaan Adipura dan Pertumbuhan Ekonomi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas capaian di bidang kebersihan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam agenda silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu malam, 29 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan penghargaan Adipura 2025 kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, disertai apresiasi berupa dana sebesar Rp50 juta.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas upaya daerah dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan,” ujar Andi Sudirman dalam sambutannya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menerima penghargaan pada kategori laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi kepada Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, dengan nilai apresiasi sebesar Rp150 juta.
Gubernur Andi Sudirman menegaskan, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga indikator makro ekonomi.
“Ini menunjukkan kinerja daerah yang mampu mengelola pertumbuhan ekonomi secara baik dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan pemerintah provinsi, di antaranya menjaga stabilitas harga komoditas seperti pupuk, gabah, dan jagung, serta dukungan pembangunan infrastruktur berupa ratusan jembatan dari pemerintah pusat.
“Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkuat sinergi dan membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima daerahnya. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras kita semua, mulai dari pemerintah hingga masyarakat,” kata Syaharuddin.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam mendorong percepatan pembangunan ke depan.
“Momentum ini kami manfaatkan untuk mempererat koordinasi dengan para kepala daerah lain demi mendorong pembangunan yang lebih optimal,” tambahnya.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 2.500 peserta, terdiri atas unsur Forkopimda Sulsel, para kepala daerah, instansi vertikal, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News