Logo Sulselsatu

LAZ Hadji Kalla Salurkan Voucer Belanja bagi Korban Kebakaran di Polman

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 08 April 2026 20:26

LAZ Hadji Kalla salurkan bantuan ke korban kebakaran di Polman,. Foto: Istimewa.
LAZ Hadji Kalla salurkan bantuan ke korban kebakaran di Polman,. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, POLMANLAZ Hadji Kalla melalui program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.

Penyaluran ini difokuskan pada pemulihan kebutuhan dasar penyintas pascabencana. Sasaran sedikitnya ada 52 kepala keluarga dengan total 199 jiwa yang terdampak.

Bantuan yang diberikan berupa voucher belanja sebagai solusi kemanusiaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga : Promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure Diperpanjang 

Skema ini dipilih agar para penyintas dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga yang bersifat mendesak dan spesifik, terutama barang-barang yang belum tercakup dalam bantuan logistik sebelumnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip program Humanity and Environment yang tidak hanya responsif pada fase tanggap darurat, tetapi juga mengedepankan aspek martabat penerima manfaat, efektivitas distribusi, dan pengurangan potensi penumpukan bantuan di lokasi pengungsian.

Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla Sapril Akhmady menjelaskan, penyaluran voucher belanja merupakan bagian dari strategi lembaga untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat guna.

Baca Juga : Native Speaker Amerika Latih Kepercayaan Diri Siswa SMP Islam Athirah Bone Berbahasa Inggris

Menurutnya, dalam situasi pascabencana, setiap keluarga memiliki kebutuhan prioritas yang berbeda sehingga fleksibilitas menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.

“Melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana, kami ingin memastikan masyarakat terdampak memiliki ruang untuk menentukan kebutuhan paling mendesak bagi keluarganya, sehingga bantuan menjadi lebih relevan, cepat dimanfaatkan, dan berdampak langsung pada pemulihan kondisi sosial mereka,” ujarnya.

Sapril menambahkan, pendekatan voucher juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem bantuan kemanusiaan yang lebih berkelanjutan. Selain memudahkan penyintas, model ini turut mendukung rantai pasok kebutuhan pokok di wilayah sekitar melalui mitra ritel yang telah ditunjuk.

Baca Juga : Kalla Institute Gandeng PT Tatanara Dorong Peningkatan Usaha Mahasiswa

Dengan demikian, bantuan tidak hanya membantu korban secara langsung, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal agar tetap bergerak di tengah masa pemulihan pascabencana.

Dari pihak pemerintah desa, Sekretaris Desa Galung Tuluk di Kabupaten Polewali Mandar Muhammad Syukri mengapresiasi perhatian yang diberikan LAZ Hadji Kalla kepada warganya.

Ia menuturkan bahwa bantuan dalam bentuk voucer belanja sangat membantu korban kebakaran untuk memenuhi kebutuhan yang sebelumnya belum tersedia dari bantuan lain.

Baca Juga : Kalla Beton Jadi Mitra Proyek IKN, Suplai U-Ditch dan Ready Mix untuk KIPP

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuannya kepada warga kami korban kebakaran. Bantuan berupa voucher belanja sangat membantu karena beberapa kebutuhan yang tidak ada dalam bantuan sebelumnya dapat dipenuhi dengan berbelanja di Indomaret,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syukri menilai mekanisme voucher memberikan manfaat lebih besar karena penyintas dapat menentukan sendiri kebutuhan prioritas keluarga masing-masing.

Menurutnya, kebebasan memilih barang membuat bantuan menjadi lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi risiko penumpukan barang di tempat pengungsian.

Baca Juga : MaRI Resmi Mulai Perluasan Mal dan Bangun Apartemen, Target Selesai 2028

“Bantuan berupa voucher ini juga kami nilai sangat baik karena korban dapat mengatur kebutuhan prioritas mereka dengan berbelanja sendiri. Selain itu, bantuan dalam bentuk voucer ini dapat meminimalkan barang yang menumpuk di tempat pengungsian korban,” tambahnya.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata peran LAZ Hadji Kalla dalam memperkuat respon kemanusiaan yang cepat, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.

Dalam konteks Humanity and Environment, penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan berlangsung lebih efektif, manusiawi, dan mendukung daya lenting masyarakat terhadap risiko bencana di masa mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Mei 2026 23:16
Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...
Hukum13 Mei 2026 23:11
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1,45 Kg di Makassar, 6 Pengedar dan 1 Bandar Ditangkap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp 2,75 miliar di Kota Makas...
Video13 Mei 2026 21:27
VIDEO: Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Pasar Cidu Makassar
SULSELSATU.com – Pemerintah Kota Makassar menertibkan lapak pedagang kaki lima di Pasar Cidu. Penertiban dilakukan di Kelurahan Tabaringan, Kecamata...
Video13 Mei 2026 19:26
VIDEO: Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara
SULSELSATU.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil penertiban kawasan hutan kepada negara. Nilainya mencapai Rp10,2 triliun dan lahan sel...