Logo Sulselsatu

Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Minta Kampus Fokus Hilirisasi Teknologi Pertanian

Asrul
Asrul

Minggu, 12 April 2026 18:54

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian stok beras nasional yang diproyeksikan menembus 5 juta ton harus diiringi dengan peran aktif kampus dalam mendorong inovasi dan hilirisasi teknologi pertanian.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Idul Fitri FunFest 2026 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang ditopang oleh capaian produksi pangan nasional yang signifikan.

Baca Juga : MBG Bukan Sekadar Program Gizi, Mentan Amran Sebut Gerakkan Ekonomi Desa

“Sekarang, bulan ini, insya Allah, 5 juta ton beras kita. Ini tidak pernah terjadi selama Indonesia merdeka,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi beras dalam negeri membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor, bahkan memberikan dampak terhadap pasar global.

“Dulu kita impor 7 juta ton beras. Sekarang kita tidak impor. Dampaknya, harga pangan dunia turun,” jelasnya.

Baca Juga : Mentan Amran Ungkap Strategi Indonesia Keluar dari Ketergantungan Impor

Menurut Mentan Amran, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Ini kerja kita semua. Ini kerja bersama. Bukan saya,” tegasnya.

Namun demikian, Mentan Amran mengingatkan bahwa tantangan ke depan bukan hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pemanfaatan inovasi yang melibatkan kampus secara nyata, bukan sekadar seremoni.

Baca Juga : Di Forum PSBM XXVI, Amran Sulaiman Ajak Saudagar Bugis Makassar Perkuat Ekonomi Nasional

“Kampus harus hadir dengan aksi nyata, bukan seremoni,” ungkapnya.

Ia menilai, selama ini kekuatan riset di kampus sudah sangat baik, tetapi masih lemah pada aspek hilirisasi dan pemasaran inovasi.

“Kelemahan kita di kampus adalah tidak mampu mengkomunikasikan apa yang kita ciptakan dan harus melihat pasar,” ujarnya.

Baca Juga : Di Tengah Gejolak Global, Indonesia Percaya Diri Jadi Lumbung Pangan Dunia

Karena itu, ia mendorong ITS untuk mengambil peran lebih besar dalam menghadirkan teknologi yang benar-benar digunakan oleh masyarakat, termasuk alat mesin pertanian, kendaraan listrik, dan berbagai inovasi berbasis kebutuhan lapangan.

“Kita ingin ke depan, yang mensuplai, traktor, alat pertanian, itu dari ITS. Pasti bisa,” tegasnya.

Sebagai contoh konkret, ia menyinggung pengembangan alat mesin pertanian ITS berupa traktor perahu yang perlu terus disempurnakan dan diproduksi secara massal.

Baca Juga : Dampak Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Pangan Global

“Traktor, apa namanya itu? Oh ini sudah jadi ya? Nah ini traktor perahu. Sudah, diperbaiki terus, rekayasa kita adakan,” ungkapnya.

Mentan Amran bahkan menekankan bahwa pemerintah siap mendukung dan menyerap inovasi dalam negeri, selama kampus berani memproduksi dalam skala besar dan bertanggung jawab atas kualitasnya.

“Kami ingin ITS terdepan. Bisa ya?” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam membangun kemandirian nasional.

“Kita sama-sama, gandengan tangan. Enggak ada istilah Unhas, IPB, ITS. kita harus kolaborasi, demi Merah Putih,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Mentan Amran mengajak seluruh kampus dan alumni untuk bergerak bersama dalam hilirisasi berbasis kebutuhan nasional.

“Ayo kita bergerak di hilirisasi, meneliti sesuai kebutuhan negara,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Mei 2026 23:16
Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...
Hukum13 Mei 2026 23:11
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1,45 Kg di Makassar, 6 Pengedar dan 1 Bandar Ditangkap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp 2,75 miliar di Kota Makas...
Video13 Mei 2026 21:27
VIDEO: Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Pasar Cidu Makassar
SULSELSATU.com – Pemerintah Kota Makassar menertibkan lapak pedagang kaki lima di Pasar Cidu. Penertiban dilakukan di Kelurahan Tabaringan, Kecamata...
Video13 Mei 2026 19:26
VIDEO: Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara
SULSELSATU.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil penertiban kawasan hutan kepada negara. Nilainya mencapai Rp10,2 triliun dan lahan sel...