Logo Sulselsatu

Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana APRDI dan OJK Sasar Lima Kampus di Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 April 2026 21:05

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin saat sambutan edukasi Road to Pekan Reksa Dana kepada jurnalis di Makassar. Foto: Istimewa.
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin saat sambutan edukasi Road to Pekan Reksa Dana kepada jurnalis di Makassar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar bakal menggelar sosialisasi dan edukasi (Sosedu) investasi reksa dana di lima kampus di Makassar.

Kegiatan ini menyasar mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi investasi, khususnya di kalangan generasi muda.

Sosedu tersebut dilaksanakan di sejumlah perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni Universitas Negeri Makassar, Universitas Atma Jaya Makassar, STIEM Bongaya Makassar, IBK Nitro, dan ITB Nobel Indonesia.

Baca Juga : Tiga Warna Media Network Ajak Ibu Rumah Tangga Pahami Keamanan Tabungan

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional literasi investasi APRDI melalui program SOSEDU APRDI 2026 dan kampanye #ReksaDanaAja.

Selain mahasiswa, edukasi juga diberikan kepada jurnalis dalam kelas khusus yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Industri reksa dana sendiri menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Dana kelolaan (asset under management/AUM) tercatat naik 35,06 persen menjadi Rp679,24 triliun dari Rp502,92 triliun pada akhir 2024.

Baca Juga : OJK Perkuat Perlindungan Hukum Bankir dalam Penanganan Kredit Macet

Secara total, dana kelolaan investasi menembus Rp1.007,65 triliun atau tumbuh 25,19 persen, menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja reksa dana pendapatan tetap, diikuti pasar uang, reksa dana terproteksi, dan saham. Sementara itu, reksa dana indeks mengalami kontraksi, mencerminkan kecenderungan investor yang masih konservatif hingga moderat.

Dari sisi imbal hasil, reksa dana saham mencatat kinerja tertinggi sebesar 17,23 persen pada 2025, sejalan dengan pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 22,13 persen. Reksa dana campuran mencatat imbal hasil 12,48 persen, pendapatan tetap 6,96 persen, dan pasar uang 3,18 persen.

Baca Juga : OJK Gandeng Australia Tingkatkan Penanganan Penipuan Keuangan Digital

Jumlah investor juga terus meningkat. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor mencapai 19,2 juta single investor identification (SID) pada akhir 2025, naik dari 18,6 juta pada 2024. Mayoritas investor berasal dari generasi muda di bawah usia 30 tahun dengan porsi 54,24 persen.

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin menyebut minat investasi masyarakat terus meningkat, termasuk di Sulawesi Selatan yang mencatat 569.610 investor reksa dana hingga Februari 2026.

“Minat masyarakat terhadap investasi terus meningkat, terutama dari generasi muda. Berdasarkan data BPS, penduduk usia 15–34 tahun mencapai sekitar 88,96 juta jiwa, tetapi investor reksa dana usia muda baru sekitar 12,82 persen. Artinya, ruang peningkatan inklusi investasi masih sangat luas dan perlu didorong secara serius. Karena jika dilihat lebih dalam, potensi tersebut masih sangat besar,” ujar Moch. Muchlasin.

Baca Juga : Lewat Program EKI, OJK Sulselbar dan Pemkab Bulukumba Perkuat Literasi Keuangan Nelayan

Ia menambahkan, OJK akan meluncurkan program nasional Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Muchlasin juga mengingatkan pentingnya edukasi agar masyarakat memahami risiko investasi dan memastikan legalitas produk sebelum berinvestasi.

Selain itu, Moch. Muchlasin juga menyampaikan, penting untuk dipahami bahwa investasi tidak hanya berbicara tentang keuntungan, tetapi juga risiko.

Baca Juga : OJK Sulselbar Edukasi Keuangan Nelayan Desa Angkue Bone

Oleh karena itu, edukasi menjadi kunci utama agar masyarakat dapat berinvestasi secara bijak. Serta juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan legalitas produk dan memahami manfaat, risiko hak, dan kewajiban sebelum berinvestasi.

Sementara itu, Dewan Presidium APRDI Marsangap P. Tamba menilai tren positif industri reksa dana harus diikuti dengan penguatan literasi.

“Momentum ini perlu terus dijaga melalui penguatan literasi dan inklusi, terutama di kalangan generasi muda yang kini mendominasi komposisi investor. Melalui SOSEDU APRDI 2026 dan kampanye #ReksaDanaAja, kami mendorong pendekatan edukasi yang lebih interaktif dan partisipatif agar masyarakat semakin memahami pentingnya investasi yang terencana melalui reksa dana,” ujar Marsangap P. Tamba.

Sebagai bagian dari kampanye, APRDI juga menggelar kompetisi bagi jurnalis dan mahasiswa dengan total hadiah Rp55 juta. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 17 Juni 2026 melalui akun Instagram @ReksaDanaAja.

Di sisi lain, OJK juga telah membentuk tim kerja bersama pelaku industri untuk memperkuat pengembangan reksa dana dan pasar modal, sejalan dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar21 Mei 2026 15:09
Perumda Air Minum Makassar Gelar Donor Darah, Puluhan Kantong Darah Terkumpul
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan donor darah di Aula Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan ...
Makassar21 Mei 2026 14:55
Peringati Harkitnas ke-118, PLN UIP Sulawesi Ajak Perkuat Persatuan dan Kolaborasi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang diikuti...
Makassar21 Mei 2026 14:55
Penelitian Phinisi di Bulukumba Angkat Pentingnya Dokumentasi Visual
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penelitian mengenai kapal tradisional Phinisi di Bulukumba menekankan pentingnya dokumentasi visual dalam upaya menja...
Makassar21 Mei 2026 14:49
Wali Kota Makassar Resmikan Layanan SIM C1, Ajak Komunitas Moge Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir dan meresmikan langsung layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1...