Logo Sulselsatu

Aksi di Mapolda Sulsel, Massa Tuntut Pengusutan Tuntas Korupsi DAK Parepare

Redaksi
Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 09:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Advokasi Rakyat Demokrasi Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat, 17 April 2026.

Dalam aksinya, massa mendesak kepolisian untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kesehatan Kota Parepare tahun anggaran 2017–2018.

Kasus tersebut diduga merugikan negara hingga Rp6,3 miliar dan diduga melibatkan Walikota Parepare saat itu Taufan Pawe.

Baca Juga : Baru Sepekan Menjabat, Dirkrimsus Baru Polda Sulsel Kombes Pol Taufik Herdiansyah Bongkar Mafia BBM Ilegal di Sulsel, Begini Sosoknya

Para demonstran membentangkan spanduk berisi tuntutan, sementara aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari personel Sabhara Polda Sulsel.

Sekretaris Jenderal Gerakan Advokasi Rakyat Demokrasi Nusantara, M. Yasin, dalam orasinya menegaskan agar aparat segera mengambil langkah tegas.

“Kami mendesak Polda Sulsel untuk segera menuntaskan kasus korupsi DAK Dinkes Parepare 2017–2018 yang merugikan negara Rp6,3 miliar. Kasus ini diduga kuat melibatkan wali kota saat itu Taufan Pawe,” ujar Yasin.

Baca Juga : Komplotan Begal Truk di Maros Ditangkap, Modus Intai Kendaraan yang Parkir di Bahu Jalan

Ia menilai penanganan perkara tersebut terkesan mandek dan tidak transparan. Padahal, menurutnya, penyidik sempat melakukan penggeledahan pada Juli 2024 sebagai bagian dari pengembangan kasus.

“Mana transparansi hasil penggeledahan Juli 2024? Kami meminta ketegasan aparat untuk menetapkan tersangka. Jangan ada kesan tebang pilih karena melibatkan pejabat daerah,” tegasnya.

Selain menyoroti kasus DAK Parepare, massa juga menyinggung sejumlah perkara lain yang dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti. Di antaranya kasus peredaran sabu seberat 1 kilogram di Polrestabes Makassar, dugaan mafia penimbunan bahan bakar minyak, hingga peredaran produk skincare yang mengandung merkuri.

Baca Juga : Penjambret HP Siswi SMP hingga Terseret di Tamalate Makassar Ditangkap, 1 Buron

Menurut Yasin, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya penegakan hukum di wilayah Sulawesi Selatan.

“Kami menuntut akuntabilitas dan klarifikasi resmi dari Kapolda Sulsel terkait stagnasi kasus-kasus besar ini,” katanya.

Dalam pernyataan sikapnya, massa mengajukan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Polda Sulsel segera menuntaskan kasus korupsi DAK Parepare, memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat, serta membuka secara transparan perkembangan penyidikan.

Baca Juga : Pemuda di Makassar Ancam Ayahnya Pakai Parang karena Tak Diberi Uang Untuk Judol

Mereka juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum yang menangani perkara-perkara yang dinilai mandek.

Aksi tersebut diterima oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel, AKBP Sahruna Nasrun. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menampung dan mempelajari tuntutan para demonstran sebelum dilaporkan kepada pimpinan.

Kasus dugaan korupsi ini berawal dari temuan hilangnya anggaran di Dinas Kesehatan Kota Parepare yang bersumber dari DAK pusat senilai Rp40 miliar. Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp6,3 miliar.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Djuhandhani Curigai Kepentingan Politik di Balik Maraknya Geng Motor di Makassar

Modus yang digunakan diduga berupa pembayaran fiktif atau penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan. Dana tersebut seharusnya dialokasikan untuk sejumlah program kesehatan, seperti layanan Call Center 112, program Kota Sehat, serta pemeliharaan kendaraan dinas.

Dalam proses persidangan, nama mantan Wali Kota Parepare yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, Taufan Pawe, beberapa kali disebut.

Hal itu terungkap dari kesaksian mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Muhammad Yamin, yang telah divonis bersalah, terkait dugaan aliran dana maupun instruksi yang berkaitan dengan kepentingan atasannya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar07 Juni 2026 17:00
Perbaikan Pipa PDAM di Perintis Kemerdekaan, PDAM Imbau Pelanggan Tampung Air
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar Melakukan Pengerjaan kebocoran pada pipa distribusi utama berdiameter 40...
Video06 Juni 2026 19:34
VIDEO: DPR, BI dan Pemerintah Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas Rupiah
SULSELSATU.com – DPR, Bank Indonesia dan pemerintah sepakat memperkuat koordinasi fiskal dan moneter. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabi...
Hukum06 Juni 2026 17:38
Kakanwil Baru Ditjenpas Sulsel Diuji, Berani Bongkar Mafia Jabatan atau Tidak?
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pergantian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal dan Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen) Sulawesi Selatan dari Rudy ...
News06 Juni 2026 16:10
Pelindo dan PJM Dorong Budaya Keselamatan untuk Dukung Arus Logistik Nasional
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama dalam pelayanan pe...