Scholarship Hacks Kalla Institute, Kupas Tuntas Cara Lolos Beasiswa untuk Siswa SMA

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kalla Institute menghadirkan program edukatif melalui webinar Edutalk bertajuk Scholarship Hacks & Future Career Planning.
Webinar tersebut untuk membantu siswa kelas 12 dari berbagai sekolah di Sulsel yang masih bingung dalam mencari beasiswa dan menentukan arah karier.
Kegiatan yang digelar pada 16 dan 20 April 2026 ini membahas strategi menembus beasiswa serta berbagai persiapan penting untuk membangun karier masa depan.
Sejumlah narasumber dari kalangan akademisi hingga praktisi hadir untuk membagikan pengalaman dan strategi agar siswa dapat meraih beasiswa impian. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Kalla Institute Syamril.
“Tiga poin penting untuk meraih beasiswa yaitu, Mau, Mampu dan Sempat. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting membangun kesiapan diri. Bagaimana kita memiliki kemauan yang tinggi untuk masa depan yang baik, didorong dengan kemampuan akademik & non akademik yang selalu diasah dan mau meluangkan waktu untuk mencari informasi beasisw,” jelas Syamril.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Mustaqim juga menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini bagi para siswa.
“Para siswa jangan hanya fokus pada nilai akademik saja, tetapi juga aktif dalam organisasi sekolah, olahraga ataupun kegiatan positif lainnya,” ucapnya.
Dari sisi pengembangan diri dan kesiapan mental, Kepala Career Development Center (CDC) Kalla Institute Abdi Winarni Wahid menjelaskan pentingnya mengenali potensi diri sejak awal untuk menentukan jurusan dan arah karier.
Ia juga menyoroti berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat terkait pemilihan jurusan kuliah.
“Penerima beasiswa umumnya memiliki visi yang jelas, konsisten, serta berorientasi pada pertumbuhan dan kontribusi bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, tim CDC Kalla Institute juga menggelar tes minat bakat bagi para peserta di Auditorium Kalla Institute Lantai 6 Nipah Mall Office Building pada Senin (20/4/2026).
Selanjutnya, dosen Kalla Institute sekaligus penerima beasiswa LPDP di Queensland University of Technology di Australia Rahmat Syarif turut membagikan pengalamannya.
Menurutnya, beasiswa hanya diberikan kepada individu yang benar-benar siap, memiliki visi jangka panjang, serta mampu memberikan dampak nyata.
“Salah satu nilai tambah adalah memiliki visi 5 hingga 10 tahun ke depan akan melakukan kontribusi seperti apa di bidang yang kita kuasai,” jelas Rahmat.
Selain membahas strategi mendapatkan beasiswa, webinar ini juga menyoroti kesiapan karier peserta di masa depan.
Sebagai kampus berbasis bisnis dan teknologi, Kalla Institute menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari pengalaman belajar langsung bersama pengusaha profesional, pembelajaran dari senior manajer KALLA, kunjungan industri, hingga kesempatan membangun usaha sejak masa perkuliahan.
Melalui kegiatan ini, Kalla Institute berharap para peserta dapat memperoleh motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News