PINTU Goes to Campus di UNM, Edukasi Mahasiswa Soal Investasi Aset Kripto

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan memperluas literasi dan inklusi aset kripto, khususnya di kalangan mahasiswa.
Melalui program PINTU Goes to Campus, perusahaan untuk pertama kalinya hadir di Universitas Negeri Makassar dalam acara Finance Talk 2026 bertajuk “Mengenal Cryptocurrency dari Dasar untuk Investasi yang Aman dan Bijak”.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026) ini dihadiri sekitar 100 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMABISDIG) UNM.
Dosen Program Studi Bisnis Digital sekaligus Pembina HIMABISDIG UNM Dr. Valentino Aris mengatakan, kegiatan bertema aset kripto biasanya digelar secara daring, namun tahun ini untuk pertama kalinya dapat dilaksanakan secara luring.
“Saya meyakini, acara ini bisa memberikan gambaran terkait dengan cryptocurrency dan sebagai referensi rekan-rekan mahasiswa untuk berinvestasi aset crypto,” sambungnya.
Dosen Bisnis Digital UNM Fadil Muhammad mendorong mahasiswa memaksimalkan informasi yang diperoleh dari kegiatan tersebut.
Menurutnya, perkembangan media sosial saat ini dipenuhi berbagai informasi, termasuk isu terkait cryptocurrency, sehingga mahasiswa perlu memiliki ruang belajar yang tepat agar dapat memahami informasi secara benar.
“Sehingga kami berpikir dan menganggap bahwasanya acara hari ini bisa menjadi ruang belajar baru bagi kita semua untuk menghadapi banyaknya informasi yang berkelirian terkhusus terkait tema hari ini cryptocurrency,” ujarnya.
Sementara itu, Blockchain & Crypto Trader Specialist PINTU Ilham Trierasvidi mengapresiasi antusiasme mahasiswa UNM dalam mengikuti diskusi tersebut.
“Ini pertama kalinya program Pintu Goes to Campus hadir di Universitas Negeri Makassar dan kami melihat mahasiswa yang hadir pada acara ini memiliki pemahaman dan literasi yang cukup baik mengenai aset crypto.
Bahkan diskusi mengenai aset crypto bukan menjadi hal yang tabu bagi mereka, justru menjadi fokus yang nyata untuk dipelajari secara lebih mendalam.
“Kami melihat adanya rasa ingin tahu yang tinggi, tidak hanya dari sisi investasi, tetapi juga terkait teknologi di baliknya seperti blockchain serta bagaimana aset crypto dapat dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab di masa depan,” imbuhnya.
UNM juga memiliki wadah bagi mahasiswa untuk mempelajari dunia investasi melalui program “Ekosistem 2 Saham & Cryptocurrency” yang dijalankan oleh HIMABISDIG.
Program tersebut bertujuan menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pasar modal dan cryptocurrency, sekaligus menjadi tempat observasi dan analisis bersama dalam pengembangan aset investasi.
“Program Pintu Goes to Campus akan terus hadir lebih dekat dengan mahasiswa sebagai generasi yang akan membentuk masa depan industri ini.
Kami berharap, sesi ini dapat membantu teman-teman mahasiswa memahami dasar-dasar cryptocurrency dan mampu mengambil keputusan investasi yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab di tengah dinamika pasar yang terus berkembang,” tutup Ilham.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News