Jelang Idul Adha, Bosowa Peduli Permudah Kurban dengan Sistem Online

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bosowa Peduli menghadirkan program bertajuk “Keberkahan Qurban” sebagai upaya mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban secara praktis dan terpercaya.
Pada tahun ini, lembaga tersebut menargetkan distribusi sebanyak 130 ekor sapi kepada para penerima manfaat di berbagai wilayah.
Program ini menawarkan dua pilihan hewan kurban, yakni kategori standar dengan bobot 200 hingga 225 kilogram serta kategori premium dengan kisaran bobot 250 hingga 270 kilogram.
Informasi terkait harga dan spesifikasi disampaikan secara terbuka, sementara seluruh hewan dipastikan telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan syariat.
Untuk memudahkan peserta kurban, Bosowa Peduli juga menyediakan layanan pembelian secara daring melalui platform resmi mereka.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat memilih hewan, melengkapi data, hingga melakukan pembayaran tanpa harus datang langsung.
Head of Bosowa Peduli, Hafit Timor Mas’ud, menyampaikan bahwa program ini dirancang secara menyeluruh guna menjaga kepercayaan para pekurban.
“Seluruh proses kami kelola secara terintegrasi, mulai dari pemilihan hewan hingga pendistribusian. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas agar ibadah ini tepat sasaran dan sesuai syariat,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Rencananya, proses penyembelihan akan dipusatkan di Masjid Agung 45 Makassar pada 27 hingga 29 Mei 2026.
Setelah pelaksanaan, laporan kegiatan akan disampaikan secara terbuka kepada para pekurban sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof Muammar Bakry, mengingatkan bahwa kurban tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga wujud kepedulian sosial.
“Ibadah kurban mengandung nilai ketakwaan dan solidaritas, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Bagi yang memiliki kemampuan, ini merupakan amalan yang sangat dianjurkan,” jelasnya.
Melalui program ini, Bosowa Peduli ingin memastikan bahwa pelaksanaan kurban dapat dilakukan secara profesional tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News