Bappeda Makassar Pastikan Aspirasi Pokir Terintegrasi dengan Program Prioritas Pemkot

Bappeda Makassar Pastikan Aspirasi Pokir Terintegrasi dengan Program Prioritas Pemkot

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Makassar.

Rapat ini menjadi wadah untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui anggota DPRD dapat terintegrasi dengan baik dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Makassar, Dahyal mengatakan, Pokir DPRD merupakan salah satu instrumen penting dalam menyerap aspirasi masyarakat.

“Pokir DPRD adalah hasil reses anggota dewan yang kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah. Tugas kami di Bappeda adalah mengawal agar pokir tersebut bisa masuk dalam dokumen perencanaan, baik RKPD maupun APBD, sesuai dengan prioritas pembangunan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Bappeda bersama DPRD membahas sejauh mana pokir yang telah disampaikan dapat direalisasikan. Dahyal menekankan pentingnya sinkronisasi antara pokir dengan program prioritas pemerintah kota.

“Kami memastikan bahwa pokir tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar terintegrasi dengan program pembangunan. Monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah untuk melihat progres sekaligus kendala di lapangan,” jelasnya.

Dahyal juga menekankan bahwa pelaksanaan pokir harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Pokir adalah amanah masyarakat. Oleh karena itu, setiap usulan harus dikawal agar tidak hanya berhenti di dokumen, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk program nyata. Kami di Bappeda berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas dalam proses ini,” tegasnya.

Rapat Monev ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara DPRD dan Pemkot Makassar. Menurut Dahyal, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya monitoring ini, semua pihak bisa melihat capaian sekaligus mencari solusi atas hambatan yang ada. Kolaborasi ini adalah kunci keberhasilan pembangunan di Makassar,” katanya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga