Logo Sulselsatu

OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 02 Mei 2026 19:50

Otoritas Jasa Keuangan. Foto: Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebut sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Upaya ini dilakukan melalui Workshop Keamanan Siber bagi Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) yang digelar pada 27–29 April 2026 di Jakarta, bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso menegaskan, keamanan siber menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas industri keuangan digital.

Baca Juga : OJK Gandeng Australia Tingkatkan Penanganan Penipuan Keuangan Digital

“Keamanan siber bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan prasyarat utama bagi keberlanjutan industri keuangan digital. Dalam ekosistem yang semakin terhubung, satu insiden siber tidak hanya berdampak pada satu institusi, tetapi dapat memengaruhi reputasi, kepercayaan, dan stabilitas ekosistem secara keseluruhan,” kata Adi.

Perkuat Sinergi dan SDM Hadapi Ancaman Siber
Melalui kerja sama dengan BSSN, OJK juga memperkuat sinergi kelembagaan dalam membangun ketahanan siber nasional, khususnya di sektor jasa keuangan digital.

Kolaborasi lintas lembaga dinilai penting karena ancaman siber tidak mengenal batas sektor, institusi, maupun yurisdiksi.

Baca Juga : Lewat Program EKI, OJK Sulselbar dan Pemkab Bulukumba Perkuat Literasi Keuangan Nelayan

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas menekankan pentingnya konsep human firewall.

“Human firewall adalah program ketahanan yang menempatkan karyawan sebagai garis pertahanan pertama melalui peningkatan kesadaran dan pelatihan guna mendeteksi serta mencegah ancaman siber, seperti phishing dan malware,” ujarnya.

Selain itu, OJK juga akan memperluas koordinasi dengan kementerian dan lembaga, aparat penegak hukum, asosiasi industri, serta pelaku usaha guna memastikan pengelolaan risiko siber dilakukan secara terpadu.

Baca Juga : OJK Sulselbar Edukasi Keuangan Nelayan Desa Angkue Bone

Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, perlindungan konsumen, serta kesinambungan layanan keuangan digital.

Deputi Komisioner Sumber Daya Manusia OJK Irnal Fiscallutfi menyampaikan, workshop ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan ketahanan industri.

Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran, menyelaraskan pemahaman terhadap profil risiko siber, serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons insiden siber secara efektif dan terstruktur.

Baca Juga : OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan Melalui Program EKI di Sinjai

Melalui berbagai langkah tersebut, OJK berharap industri keuangan digital nasional semakin siap menghadapi ancaman siber yang terus berkembang serta mampu menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Mei 2026 15:53
Ramai Kritik MBG di Unhas, Tamsil Linrung Sebut Banyak Salah Paham
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung merespons kritik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalanka...
Sulsel17 Mei 2026 13:29
MAXi Yamaha Day 2026 Libatkan 1.000 Riders se-Sulselbar, Hadirkan Penampilan Ridwan Sau
MAXi Yamaha Day 2026 sukses digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sabtu (16/5/2026). Perayaan tahunan bagi pengguna MAXi Yamaha ini melibatkan ...
Kriminal17 Mei 2026 12:55
Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, ...
Video16 Mei 2026 19:48
VIDEO: Prabowo: Mau Dolar Berapa Pun, Warga Desa Tak Perlu Khawatir
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menilai kenaikan dolar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa. Pernyataan itu disampaikan saat m...