Logo Sulselsatu

31 Pelajar SMP di Gowa Diamankan Usai Konvoi Sambil Acungkan Sajam ke Warga

Asrul
Asrul

Kamis, 07 Mei 2026 10:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 31 pelajar SMP di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan polisi usai melakukan aksi konvoi di jalanan sambil mengacungkan senjata tajam ke arah warga. Polisi juga memanggil pihak sekolah dan orang tua para siswa untuk dilakukan pembinaan terhadap mereka.

Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial dan terjadi di Jalan Poros Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 31 pelajar dalam operasi yang berlangsung sejak Selasa (5/5) hingga Rabu (6/5).

“Dari hasil penindakan yang dilakukan sejak tadi malam hingga pagi hari, total ada 31 orang yang kami amankan,” ujar Kapolres Gowa AKBP Aldy Sulaiman kepada wartawan, Rabu (6/5/2026) malam.

Baca Juga : Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak

Dia mengatakan, selain mengamankan para pelajar tersebut, pihaknya juga menyita barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan saat aksi konvoi. Kendaraan tersebut kini diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

“Selain itu, turut diamankan 12 unit sepeda motor dan sejumlah barang lainnya,” sebutnya.

Aldy menjelaskan seluruh pelajar yang diamankan masih berstatus aktif sebagai siswa SMP, mulai dari kelas 1 hingga kelas 3. Aksi konvoi tersebut diduga dilakukan dalam perjalanan menuju lokasi tertentu, namun berhasil digagalkan sebelum menimbulkan kejadian lebih serius.

Baca Juga : Manajemen Bandara Sulhas Makassar Buka Suara Usai Kurir Narkoba Lolos, Klaim Tak Wajib Periksa Penumpang Datang

“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun kegiatan seperti ini tetap tidak bisa ditoleransi karena berpotensi membahayakan masyarakat dan memicu terjadinya tawuran,” tegasnya.

Sebagai langkah penanganan, kepolisian tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan pembinaan secara humanis. Polisi turut menghadirkan orang tua dan pihak sekolah untuk menyaksikan langsung perilaku para siswa.

Selain itu, para pelajar diminta membuat surat pernyataan yang ditandatangani bersama orang tua dan pihak sekolah. Hal tersebut sebagai komitmen agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Disorot Usai Kurir Sabu Lolos Lewat Jalur Penerbangan

“Apabila di kemudian hari perbuatan ini terulang, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Aldy.

Terkait kendaraan yang digunakan, polisi juga melakukan penilangan karena sebagian besar pelajar belum memenuhi syarat berkendara, termasuk tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Penindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan lalu lintas sekaligus memberikan efek jera.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Mei 2026 15:53
Ramai Kritik MBG di Unhas, Tamsil Linrung Sebut Banyak Salah Paham
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung merespons kritik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalanka...
Sulsel17 Mei 2026 13:29
MAXi Yamaha Day 2026 Libatkan 1.000 Riders se-Sulselbar, Hadirkan Penampilan Ridwan Sau
MAXi Yamaha Day 2026 sukses digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sabtu (16/5/2026). Perayaan tahunan bagi pengguna MAXi Yamaha ini melibatkan ...
Kriminal17 Mei 2026 12:55
Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, ...
Video16 Mei 2026 19:48
VIDEO: Prabowo: Mau Dolar Berapa Pun, Warga Desa Tak Perlu Khawatir
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menilai kenaikan dolar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa. Pernyataan itu disampaikan saat m...