Plt Dirum PDAM Makassar Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Pelayanan di Atas Segalanya

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, memimpin apel pagi yang digelar di halaman Kantor Pusat Perumda Air Minum Kota Makassar, Senin (11/05/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat struktural dan pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya kerja dan konsolidasi internal perusahaan.
Dalam amanatnya, Andi Taufiq Aris menegaskan bahwa fondasi utama dalam meningkatkan kinerja Perumda Air Minum bukan semata pada aspek keuntungan, melainkan pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa orientasi perusahaan daerah harus kembali pada esensinya sebagai penyedia layanan publik.
“Bagaimana mungkin kita bicara keuntungan ketika warga masih menjerit karena air tidak lancar,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Lebih lanjut, Andi Taufiq merumuskan tiga pilar utama kedisiplinan yang harus dijalankan seluruh pegawai, yakni kedisiplinan waktu, kedisiplinan kerja, dan kedisiplinan target.
Ia menjelaskan, kedisiplinan waktu bukan sekadar hadir lebih awal atau pulang lebih lambat, melainkan bagaimana setiap pegawai memiliki perencanaan kerja yang jelas, target harian, serta koordinasi rutin melalui briefing di setiap unit kerja.
“Kita tidak ingin ada lagi pola kerja one man show. Setiap kepala bagian dan kepala seksi harus aktif membagi tugas kepada stafnya agar semua bergerak bersama,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya kedisiplinan target yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan.
Ia mengungkapkan masih adanya keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan air yang perlu segera ditindaklanjuti secara serius dan transparan.
“Profit itu penting, tapi apa artinya kalau keuntungan besar sementara air tidak lancar atau masyarakat mengeluh,” katanya.
Ata sapaan akrabnya menekankan pentingnya sinergi terintegrasi antarbagian dan wilayah pelayanan di lingkup Perumda Air Minum.
Ia mengibaratkan seluruh lini kerja harus bergerak dalam satu aliran informasi yang solid dan saling mendukung.
“Kalau bisa satu pipa, satu aliran, satu informasi. Bagian teknik, humas, dan administrasi harus saling terhubung dan cepat merespons setiap kendala,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai untuk tidak lagi bersikap pasif atau melempar tanggung jawab saat menghadapi keluhan pelanggan.
“Kami tidak mau lagi mendengar ada pegawai yang mengatakan ‘bukan tugas saya’. Ingat, gaji yang kita terima berasal dari masyarakat yang membayar air setiap bulan,” ujarnya.
Untuk itu, Andi Taufiq berpesan agar seluruh pegawai memperbaiki niat, meningkatkan integritas, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa perusahaan membutuhkan pegawai yang tidak hanya cakap, tetapi juga jujur, peduli, dan memiliki komitmen terhadap pelayanan publik.
“Kita tidak butuh pegawai yang pintar tapi tidak jujur. Kita butuh pegawai yang bekerja dengan hati,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News