UNM dan Monash University Gelar Diseminasi Hasil Penelitian The Global Encounters & First Nations Peoples of Australia

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Monash University menggelar kegiatan diseminasi hasil penelitian bertajuk The Global Encounters & First Nations Peoples of Australia yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 6 Menara Pinisi UNM. Diseminasi dilaksanakan pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus memperluas wawasan global sivitas akademika. Penelitian yang didiseminasikan oleh tim Monash University tersebut mengangkat kajian tentang masyarakat First Nations Australia dengan menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernitas. Kajian ini menyoroti bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan serta pentingnya menghargai pengetahuan lokal sebagai bagian dari khazanah ilmu pengetahuan global.
Selain itu, penelitian ini juga memberikan perspektif bahwa interaksi global yang telah berlangsung sejak lama tidak hanya membentuk hubungan sosial, tetapi juga memperkaya pertukaran nilai, budaya, dan pengetahuan antar masyarakat. Hal ini menjadi relevan dalam konteks pengembangan riset sosial-humaniora serta kajian multikultural yang terus berkembang di perguruan tinggi.
Kegiatan diseminasi turut dihadiri oleh Con-Gen Australia Mr. Todd Diazj, Plt Rektor UNM beserta jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, staf kerjasama UNM serta sivitas akademika UNM yang mengikuti pemaparan dan diskusi secara aktif.
Plt. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan indikator penting dalam pengembangan perguruan tinggi modern dan menjadi bagian dari strategi UNM menuju kampus bereputasi global.
“Kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan kapasitas akademik sivitas UNM.”
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa diseminasi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pertukaran akademik, tetapi juga pertukaran nilai, budaya, dan visi bersama dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkeadaban.”
UNM berharap kerja sama dengan Monash University dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai bentuk kolaborasi akademik yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sivitas akademika. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News