Dialog Bersama Warga Mamajang, Andre Tanta Tegaskan APBD Harus Tepat Sasaran

Dialog Bersama Warga Mamajang, Andre Tanta Tegaskan APBD Harus Tepat Sasaran

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT) menutup rangkaian kegiatan pengawasan APBD Sulsel dengan turun langsung menyapa warga di Kelurahan Baji Mappakasunggu, Kecamatan Mamajang, Makassar, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri Lurah Baji Mappakasunggu Bad Rasyid Sharul, unsur tripilar kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.

Salah satu aspirasi datang dari Baso Amir, warga yang meminta perhatian pemerintah terhadap persoalan drainase di Jalan Baji Gau. Menurutnya, setiap musim hujan, kawasan tersebut kerap dilanda banjir akibat saluran air yang dinilai belum optimal.

“Kalau hujan deras, air cepat meluap. Kami berharap ada perhatian serius agar persoalan ini tidak terus berulang setiap tahun,” ujar Baso Amir di hadapan APT.

Tak hanya soal infrastruktur, perhatian terhadap para kader kesehatan juga mencuat dalam dialog tersebut. Ibu Kartini, salah seorang warga, menyoroti kesejahteraan kader Posyandu yang selama ini dinilai masih jauh dari harapan.

Menurutnya, kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendampingi ibu dan anak. Namun, perhatian terhadap kesejahteraan mereka dinilai masih minim.

“Insentif kader Posyandu hanya sekitar Rp100 ribu dan pembayarannya tiga bulan sekali. Padahal mereka bekerja ikhlas membantu masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menegaskan bahwa semua masukan warga akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.

“Pengawasan APBD bukan hanya melihat program berjalan atau tidak, tetapi memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Keluhan soal drainase dan perhatian terhadap kader Posyandu ini tentu menjadi perhatian kami,” ujar Ketua Komisi C DPRD Sulsel itu.

APT juga mengapresiasi keterbukaan warga yang aktif menyampaikan persoalan di lingkungannya. Menurutnya, dialog seperti ini menjadi ruang penting agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat bawah.

“Suara warga adalah prioritas kami. Karena dari lapangan seperti inilah kita tahu apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga