Perumda Air Minum Makassar Perbaiki Pipa Utama 600 MM di Gowa, Mobil Tangki Disiagakan untuk Wilayah Terdampak

Perumda Air Minum Makassar Perbaiki Pipa Utama 600 MM di Gowa, Mobil Tangki Disiagakan untuk Wilayah Terdampak

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Perumda Air Minum Kota Makassar kembali melakukan pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter 600 milimeter yang berlokasi di Jalan Beringin, Kabupaten Gowa, Kamis (28/05/2026).

Pengerjaan tersebut dilakukan sebagai langkah percepatan untuk menjaga stabilitas distribusi air bersih dan mencegah gangguan yang lebih luas terhadap pelayanan pelanggan.

Perbaikan dimulai pada pukul 12.00 Wita dengan estimasi pengerjaan selama 1 x 24 jam. Meski demikian, proses normalisasi distribusi air diperkirakan berlangsung secara bertahap selama tiga hingga tujuh hari hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.

Adapun wilayah terdampak meliputi Tamangapa Raya 3 dan 5, BTN Tiro, BTN Makkio Baji, Pesona Prima Griya, Citra Pesona Pelangi, Modern Land, Kompleks Berlian, Kompleks Ranggoon, Minasaupa, Graha Lestari, Angin Mamiri, Perumnas Antang sebagian, Antang Raya sebagian, Borong Raya, Waduk Dampang Bira Raya, Lasuloro Raya menuju SMA 12, Kompleks Mahkota Mas sekitar Kantor Wilayah 6, Kompleks Deltamas 1 dan 2, Permata Hijau Lestari, Taman Gosen, hingga Hertasning Baru.

Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, mengatakan pengerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan jaringan distribusi air bersih, khususnya pada jalur pipa utama yang memiliki peranan vital dalam menyuplai kebutuhan air masyarakat.

Menurutnya, kebocoran pada pipa berdiameter besar tidak dapat ditangani secara biasa karena berdampak langsung terhadap tekanan distribusi air di sejumlah wilayah pelayanan.

“Pipa 600 milimeter ini merupakan jalur utama distribusi air. Jadi ketika terjadi kebocoran, dampaknya cukup besar terhadap stabilitas suplai air pelanggan. Karena itu penanganannya harus dilakukan secepat mungkin agar pelayanan bisa segera kembali normal,” ujar Wahidin.

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan dengan melibatkan tim teknis yang akan bekerja secara intensif selama proses perbaikan berlangsung. Selain memperbaiki titik kebocoran, tim juga melakukan evaluasi terhadap kondisi jaringan di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

“Pekerjaan seperti ini membutuhkan penanganan teknis khusus dan pengawasan ketat di lapangan. Tim kami akan bekerja maksimal agar proses perbaikan bisa selesai sesuai target dan distribusi air dapat kembali stabil,” katanya.

Ia menambahkan, selama pengerjaan berlangsung Perumda Air Minum Kota Makassar juga melakukan pemantauan tekanan distribusi di sejumlah titik untuk meminimalkan dampak gangguan pelayanan terhadap pelanggan.

Selain itu, koordinasi lintas bagian terus dilakukan agar proses penanganan berjalan lebih efektif dan percepatan normalisasi distribusi air dapat segera dilakukan setelah pengerjaan selesai.

“Namun ini merupakan upaya perbaikan agar pelayanan distribusi air ke depan bisa lebih baik, lebih stabil, dan meminimalkan potensi gangguan yang lebih besar,” ujarnya.

Untuk meminimalkan dampak gangguan pelayanan selama proses normalisasi berlangsung, Perumda Air Minum Kota Makassar juga menyiapkan layanan mobil tangki air bersih bagi wilayah terdampak yang mengalami kesulitan suplai air.

Distribusi mobil tangki akan dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan kondisi wilayah pelayanan guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama proses normalisasi jaringan berlangsung.

Wahidin turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengerjaan dan normalisasi jaringan berlangsung.

“Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses pengerjaan berlangsung. Untuk itu kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat yang terdampak”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga