Pemkab dan DPRD Takalar Sepakati Lanjutkan Pembahasan Ranperda Insentif Investasi

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar bersama DPRD Kabupaten Takalar memperkuat komitmen mendorong investasi daerah melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi. Seluruh fraksi DPRD menyatakan menerima ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Takalar, Senin (8/6/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar Padel Achmad didampingi Wakil Ketua II DPRD Irwan. Turut hadir Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta perwakilan media dan lembaga swadaya masyarakat.
Dalam pemandangan umum fraksi, seluruh fraksi DPRD menyampaikan dukungan terhadap Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi. Sejumlah masukan dan saran juga disampaikan sebagai bahan penyempurnaan substansi regulasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Kabupaten Takalar membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan membahas ranperda tersebut secara lebih mendalam bersama pemerintah daerah.
Menanggapi pandangan fraksi, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen DPRD dalam mendorong lahirnya regulasi yang diharapkan mampu memperkuat iklim investasi di Kabupaten Takalar.
“Ranperda ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, memberikan kepastian hukum bagi investor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Firdaus.
Menurutnya, regulasi tersebut disusun untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam menarik investasi. Kehadiran investasi baru diharapkan dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Firdaus menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi. Karena itu, ia berharap pembahasan ranperda dapat berjalan secara komprehensif sehingga menghasilkan regulasi yang efektif, implementatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Dengan persetujuan seluruh fraksi, Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi kini memasuki tahap pembahasan di tingkat Panitia Khusus DPRD sebelum nantinya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Pemerintah Kabupaten Takalar berharap regulasi tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan daya tarik investasi sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News