Duta Anak Luwu Timur 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Sampaikan Aspirasi, DPRD Luwu Timur Beri Apreasiasi

Duta Anak Luwu Timur 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Sampaikan Aspirasi, DPRD Luwu Timur Beri Apreasiasi

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR  — Semangat anak-anak Luwu Timur untuk berani tampil, menyampaikan gagasan, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Luwu Timur.

Hal tersebut terlihat dari kehadiran Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suhardjo, dalam kegiatan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Kongres Anak di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak dari berbagai sekolah di Luwu Timur untuk mengembangkan potensi sekaligus menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka terkait berbagai persoalan yang menyangkut kehidupan anak.

Hj. Harisah menilai keterlibatan anak dalam kegiatan seperti ini penting untuk membangun keberanian, kepemimpinan, kreativitas, dan rasa percaya diri sejak dini.

Menurutnya, anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki hak untuk didengar dan dibErickan kesempatan berkontribusi sesuai dengan usia dan kapasitasnya.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Anak-anak harus dibErickan ruang untuk menyampaikan pendapat dan berpartisipasi dalam pembangunan,” ujar Hj. Harisah.

Politisi perempuan tersebut juga membErickan apresiasi terhadap pelaksanaan Kongres Anak dan Pemilihan Duta Anak. Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menuangkan ide, mengasah kreativitas, sekaligus belajar memahami hak dan perlindungan anak.

Ia berharap anak-anak yang nantinya terpilih sebagai Duta Anak Kabupaten Luwu Timur 2026 mampu menjalankan perannya sebagai teladan bagi teman sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Para duta anak juga diharapkan mampu menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) dalam mendorong pemenuhan hak anak serta menyuarakan berbagai kebutuhan dan aspirasi anak di Kabupaten Luwu Timur.

“Anak-anak adalah aset berharga dan generasi yang akan melanjutkan pembangunan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan bukan hanya secara akademik, tetapi juga melalui pengalaman, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur tersebut diikuti perwakilan pelajar dari sejumlah sekolah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya mengikuti rangkaian pemilihan, tetapi juga mendapatkan ruang untuk bertukar gagasan dan menyampaikan pandangan mengenai isu-isu yang berkaitan dengan anak.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan DPRD berharap lahir generasi muda yang berani bersuara, memiliki karakter positif, serta mampu menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan Duta Anak dan Kongres Anak pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi salah satu ruang berkelanjutan bagi anak-anak Luwu Timur untuk belajar, berkarya, dan ikut menentukan masa depan daerahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga