Logo Sulselsatu

Mahmud Minta Dinkes Sulsel Petakan Titik Lemah Program Kesehatan Pemprov

Asrul
Asrul

Senin, 13 Juli 2026 21:20

Legislator NasDem DPRD Sulsel Mahmud. Ist
Legislator NasDem DPRD Sulsel Mahmud. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Mahmud, menekankan pentingnya arah pembangunan kesehatan yang jelas agar program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulsel dapat dievaluasi secara terukur.

Hal itu disampaikan Mahmud dalam rapat kerja Komisi E DPRD Sulsel bersama Dinas Kesehatan dan jajaran rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulsel di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar.

Menurut Mahmud, pembahasan sektor kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada persoalan teknis, melainkan harus dimulai dari tujuan besar yang ingin dicapai selama masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Belum Sepakat! DPRD Sulsel Skors Rapat Paripurna Kenaikan Pajak Kendaraan

“Terkait kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan, kita harus menerjemahkan berbagai strategi yang ada. Yang paling penting adalah mengetahui arah pembangunan kesehatan kita ini sebenarnya mau dibawa ke mana,” katanya.

Politisi NasDem itu mengatakan, program yang telah dicanangkan Gubernur Sulsel harus dievaluasi dengan melihat apakah didukung oleh sumber daya manusia, sarana pendukung, maupun kemampuan keuangan daerah.

“Yang harus dievaluasi adalah apakah program yang diberikan Bapak Gubernur kepada Dinas Kesehatan maupun rumah sakit didukung dengan sumber daya yang tersedia. Dari situ kita bisa melihat di mana titik lemah untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga : Harga Telur Anjlok, DPRD Sulsel Desak Bulog Segera Gelar Operasi Pasar

Mahmud menilai evaluasi pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial, misalnya hanya menyoroti tenaga kesehatan atau infrastruktur, tanpa memahami akar persoalan yang dihadapi.

“Kalau kita membahas kualitas kesehatan, harus dimulai dari awal. Apakah persoalannya ada pada tenaga kesehatan, apakah anggarannya belum mendukung, atau ada faktor lain. Itu yang harus kita lihat secara utuh,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar Dinas Kesehatan mampu menerjemahkan visi dan program Gubernur Sulsel ke dalam kebijakan yang realistis sesuai kemampuan anggaran daerah.

Baca Juga : Gerindra di Banggar Desak Pemprov Sulsel Anggarkan Rp18 Miliar untuk Stadion Sudiang

Menurut Mahmud, aspek pembiayaan menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan peningkatan layanan kesehatan.

Sebagai perbandingan, ia menyinggung hasil kunjungan kerja Komisi E DPRD Sulsel ke Rumah Sakit Saiful Anwar di Malang. Menurutnya, rumah sakit tersebut memiliki dukungan anggaran yang jauh lebih besar dibanding rumah sakit milik Pemprov Sulsel.

“Di Malang, anggaran rumah sakitnya mencapai sekitar Rp900 miliar. Sementara di Sulawesi Selatan ada yang hanya sekitar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. Tentu sulit jika kita membandingkan hasilnya secara langsung tanpa melihat kemampuan anggaran yang dimiliki,” katanya.

Baca Juga : Banggar DPRD Sulsel Dorong Rp18 Miliar untuk Tuntaskan Lahan Stadion Sudiang

Mahmud menegaskan, sebelum melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan, pemerintah perlu menetapkan arah pembangunan kesehatan yang jelas sehingga seluruh indikator keberhasilan dapat diukur secara objektif.

“Kalau arah pembangunan kesehatan sudah jelas, baru kita bisa mengevaluasi apa yang perlu dibenahi, apakah tenaga kesehatannya, infrastrukturnya, atau dukungan anggarannya. Semua itu saling berkaitan dalam menghasilkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum14 Agustus 2026 20:46
Bupati Gowa Makin Terancam, 3 Kasus yang Menyeret Namanya Naik Status di Kepolisian Selain Usulan Pemakzulan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Gowa, Husniah Talenrang (HT) semakin terancam. Selain menunggu putusan Mahkamah Agung (MA) terkait usulan pema...
Bisnis14 Agustus 2026 20:10
Dari Rumah ke Pasar Digital, Shopee Bantu IRT Makassar Mandiri Secara Ekonomi
Ibu rumah tangga di tengah perkembangan teknologi digital kini bisa mendapatkan peluang baru untuk membangun usaha sendiri. Dari rumah, IRT kini bisa ...
Bisnis14 Agustus 2026 19:41
Pegadaian Hadirkan ATM Emas di Makassar, Cetak Emas Fisik dalam 3 Menit
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku menghadirkan ATM Emas di Makassar. Inovasi ini memungkinkan nasabah mencetak saldo emas dig...
Bisnis14 Agustus 2026 19:17
Transformasi Emas di Era AI, Pegadaian Perkuat Layanan Digital di Sulawesi dan Maluku
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku terus mendorong transformasi layanan keuangan berbasis teknologi. Langkah tersebut dilakuka...