Layanan RSUD I Lagaligo Dinilai Perlu Ditingkatkan, Banggar DPRD Minta Pemkab Bergerak Cepat

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu Timur meminta Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak berhenti pada pembangunan fisik RSUD I Lagaligo. Pembenahan sistem pelayanan, pemanfaatan teknologi, hingga kelengkapan fasilitas rumah sakit dinilai perlu dipercepat agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik.
Rekomendasi tersebut disampaikan juru bicara Banggar DPRD Luwu Timur, Andi Ahmad, dalam Rapat Paripurna DPRD yang membahas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (13/7/2026).
Dalam laporan Banggar, pemerintah daerah didorong melakukan inovasi dalam pengelolaan RSUD I Lagaligo, baik menyangkut kualitas pelayanan maupun penggunaan teknologi untuk mendukung operasional rumah sakit.
Menurut Andi Ahmad, modernisasi sistem pelayanan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pasien, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan rumah sakit.
“Pengembangan sistem pelayanan yang lebih modern akan membantu RSUD I Lagaligo menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan rumah sakit,” ujarnya.
Banggar menilai pembenahan RSUD I Lagaligo memiliki dua kepentingan sekaligus. Di satu sisi, rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Di sisi lain, pengelolaan yang semakin profesional diharapkan dapat memperkuat kontribusi rumah sakit terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena itu, peningkatan kualitas layanan harus berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola. Pelayanan yang cepat, efektif, dan didukung sistem yang modern dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah daerah.
Rekomendasi tersebut merupakan hasil evaluasi Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan perangkat daerah terkait selama pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025.
Selain pembenahan sistem pelayanan, Banggar meminta pemerintah daerah mempercepat pembangunan RSUD I Lagaligo. Penambahan dan penyempurnaan fasilitas dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Banggar juga menyoroti kebutuhan fasilitas pendukung. Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah penambahan unit mobil jenazah sebagai bagian dari kelengkapan layanan RSUD I Lagaligo.
Andi Ahmad mengatakan seluruh masukan dari fraksi-fraksi DPRD telah dihimpun dan dirumuskan dalam rekomendasi Banggar. Catatan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan rumah sakit.
“Rekomendasi ini diharapkan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat penyediaan fasilitas pendukung, serta memperkuat peran RSUD I Lagaligo sebagai rumah sakit rujukan yang mampu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Banggar berharap pembenahan RSUD I Lagaligo dilakukan secara menyeluruh, sehingga pembangunan fisik, kualitas sumber daya, teknologi pelayanan, dan fasilitas pendukung dapat berjalan beriringan. Dengan begitu, rumah sakit rujukan milik Pemkab Luwu Timur tersebut diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News