Muharram Fest di Luwu Timur Penuh Haru, Muhammad Iwan Menangis Saat Anak Yatim Terima Santunan

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Bukan sekadar santunan, Muharram Fest 1448 Hijriah di Luwu Timur menghadirkan momen emosional yang menyentuh para peserta. Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, bahkan tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan anak-anak yatim menerima pelukan, perhatian, dan santunan dari para pemimpin daerah.
Momen haru tersebut terjadi dalam kegiatan Muharram Fest 1448 H yang digelar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Sorowako di kediaman pribadi Bupati Luwu Timur, Malili, Senin (13/7/2026).
Muharram Fest tahun ini mengangkat tema “Menguatkan Tulang Rusuk yang Patah dan Memuliakan Anak Yatim dengan Utuh.” Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dari berbagai wilayah di Luwu Timur.
Dalam kegiatan itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, didampingi sejumlah anggota DPRD termasuk Muhammad Iwan, menyerahkan santunan berupa amplop cinta dan paket bantuan kepada anak-anak yatim.
Pemandangan tersebut membuat Muhammad Iwan larut dalam suasana. Ia beberapa kali terlihat mengusap air mata ketika melihat senyum anak-anak yatim yang menerima perhatian dan kasih sayang dari para pemimpin daerah serta para dermawan.
Bagi Muhammad Iwan, kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya bantuan yang diberikan.
Kehadiran, perhatian, dan kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim justru dapat meninggalkan kesan yang jauh lebih dalam. Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Muharram Fest 1448 H pun menjadi momentum untuk menghidupkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim di Luwu Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, Komunitas Pajero Sport, pendamping anak yatim, mentor kegiatan interaktif Angga, Duta Literasi Luwu Timur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa memuliakan anak yatim bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga memastikan mereka merasakan perhatian, kasih sayang, dan kehadiran dari lingkungan di sekitarnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News