Moment Perayaan Hut Tiga Dekade Desa Balantang, Anggota DPRD Luwu Timur Serukan Persatuan dan Gotong Royong

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Bangkit Revormansyah, mengajak masyarakat Desa Balantang menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 desa sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bangkit saat menghadiri Tablig Akbar yang menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-30 Desa Balantang, Kecamatan Malili, Selasa (14/7/2026).
Menurut Bangkit, usia tiga dekade merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri sekaligus menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap berbagai capaian pembangunan desa. Ke depan, semangat tersebut perlu terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor.
Bangkit menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti Tablig Akbar menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kemajuan Desa Balantang. Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.
Ia berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Balantang terus dipertahankan sebagai modal utama dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Momentum HUT ke-30 ini hendaknya menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Dengan gotong royong dan kepedulian seluruh masyarakat, pembangunan desa akan semakin kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bangkit.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan siraman rohani dari Ustaz Yusnar Abu Hanifah, S.Pd.I., Gr. yang mengajak jamaah memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Aswan Azis, Camat Malili selaku Penjabat Kepala Desa Balantang, Ketua TP-PKK Kecamatan Malili, Sekretaris Desa Balantang, Ketua KONI Luwu Timur, Pabung Kodim 1403 Palopo, Kapolsek Malili, Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, dan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin.
Bangkit berharap peringatan HUT ke-30 Desa Balantang tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal untuk semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan sinergi dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Desa Balantang diharapkan semakin berkelanjutan, mandiri, dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News