HUT ke-56, Astra Motor Gunakan Solar PV 40 kWp untuk Kurangi Emisi Karbon

SULSELSATU.com, SEMARANG – Astra Motor memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan meresmikan penggunaan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang.
Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Astra Motor. Peresmian dilakukan pada Kamis (15/7/2026) oleh Chief Executive Astra Motor Robien Tony bersama Chief Operating Officer Astra Motor Budi Astono.
Pemanfaatan energi surya tersebut menjadi langkah perusahaan dalam memperluas penggunaan energi baru terbarukan pada kegiatan operasional.
Chief Executive Astra Motor Robien Tony mengatakan, pemasangan Solar PV tidak hanya mendukung pengembangan fasilitas Safety Riding Center.
Menurutnya, inisiatif tersebut juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
“Pemanfaatan solar panel berkapasitas 40 kWp di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah merupakan salah satu implementasi pilar AM Greeners. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Astra Motor untuk menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi dampak emisi dari kegiatan operasional perusahaan,” ujar Robien.
Ia menjelaskan, sistem Solar PV akan dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan listrik di gedung Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah.
Penggunaan energi matahari diharapkan dapat mengurangi konsumsi listrik dari sumber energi konvensional sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
Selain itu, pemanfaatan Solar PV juga berkontribusi dalam menekan emisi gas rumah kaca dari aktivitas operasional perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Astra Motor dalam mengurangi jejak karbon.
Hingga saat ini, Astra Motor telah memasang Solar PV dengan total kapasitas 321,82 kWp di berbagai jaringan operasionalnya. Pemanfaatan sistem tersebut mampu menghasilkan energi terbarukan sekitar 1.564 gigajoule (GJ) per tahun.
Penggunaan energi surya itu juga membantu menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 338,9 ton CO₂e setiap tahun. Capaian tersebut menunjukkan komitmen Astra Motor dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional.
Robien mengatakan seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan Astra Motor terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Astra Motor Sustainability Aspiration 2030. Perusahaan ingin terus berkembang dengan mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.
“Seluruh upaya ini merupakan komitmen Astra Motor terhadap Sustainable Development Goals melalui Astra Motor Sustainability Aspiration 2030. Kami ingin terus bertumbuh sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, peduli terhadap masyarakat, serta menjalankan tata kelola yang baik, transparan, dan berintegritas,” katanya.
Komitmen keberlanjutan Astra Motor diwujudkan melalui empat pilar tanggung jawab sosial perusahaan.
Keempat pilar tersebut meliputi AM Health di bidang kesehatan, AM Smart di bidang pendidikan, AM Greeners di bidang lingkungan, dan AM Growth di bidang kewirausahaan.
Melalui pemasangan Solar PV di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, perusahaan tidak hanya menghadirkan fasilitas edukasi keselamatan berkendara. Astra Motor juga mengembangkan fasilitas yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
“Melalui pemanfaatan energi terbarukan ini, Astra Motor berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Mari bergerak bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” tutup Robien.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News