Orang Tua Apresiasi Pendidikan RHIS, Nilai Tahfidz dan Pembentukan Karakter Anak Berkembang Pesat

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Ranu Harapan Islamic School (RHIS) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 menjadi momen penuh kebanggaan bagi para orang tua.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia dan Unggul” itu digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat 17 Juli 2026.
Salah seorang wali murid, Ismail Yusuf, orang tua dari Hana Humaira, mengaku bangga melihat putrinya mengikuti prosesi wisuda.
Ia menilai RHIS berhasil menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter.
Menurut Ismail, sejak awal dirinya memilih RHIS karena meyakini sekolah tersebut mampu menjadi fondasi pendidikan Islam yang kuat sejak usia dini. Baginya, perpaduan antara pendidikan agama, ilmu pengetahuan, dan kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal penting untuk masa depan anak.
“Kami sejak awal tidak pernah ragu memilih Ranu. Kami yakin di sini anak mendapatkan pondasi pendidikan Islam yang kuat. Ditambah dengan pengetahuan dan kemampuan bahasa Inggris, itu menjadi bekal yang sangat baik untuk masa depannya,” ujarnya usai kegiatan.
Ia mengatakan perkembangan putrinya terlihat nyata selama bersekolah di RHIS. Selain kemampuan akademik yang meningkat, perubahan juga tampak pada hafalan Al-Qur’an, kedisiplinan beribadah, kemampuan berbahasa Inggris, hingga sikap sehari-hari di lingkungan keluarga.
“Hafalannya semakin baik, salatnya lebih tertata, bahasa Inggrisnya juga berkembang. Memang kami menambah kursus di luar, tetapi bekal dari sekolah sudah sangat baik. Sikapnya kepada orang tua dan perilakunya di rumah juga berubah menjadi lebih baik,” katanya.
Ismail mengaku bersyukur dapat menyaksikan putrinya mengikuti Wisuda Tahfidz. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas proses belajar yang telah dijalani para siswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an.
Ia pun merekomendasikan RHIS kepada para orang tua yang menginginkan pendidikan yang menyeimbangkan pembelajaran akademik dengan pendidikan agama dan pembentukan karakter.
Hal senada disampaikan Nirma, ibu dari Arsy Ramadhani, siswa kelas 5A RHIS. Ia mengaku merasakan banyak perubahan positif pada putranya sejak menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Menurut Nirma, perkembangan paling menonjol terlihat pada kemampuan menghafal Al-Qur’an. Jika sebelumnya hafalan anaknya masih terbatas, kini Arsy telah berhasil menghafal satu juz.
“Banyak sekali perubahan yang kami rasakan. Awalnya hafalannya masih sangat sedikit, sekarang alhamdulillah sudah bisa menghafal satu juz,” ungkapnya.
Selain peningkatan hafalan, Nirma juga memberikan apresiasi terhadap kualitas tenaga pendidik di RHIS yang dinilainya mampu mendampingi siswa dengan baik selama proses belajar.
“Kualitas pendidiknya bagus, sangat bagus,” katanya.
Ia juga menilai lingkungan sekolah memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak. Menurutnya, Arsy kini menjadi pribadi yang lebih mandiri dan percaya diri dibandingkan sebelumnya.
“Kalau soal kemandiriannya sangat meningkat. Kami melihat perubahan itu sejak bersekolah di Ranu,” ujarnya.
Nirma berharap capaian yang diraih putrinya melalui Wisuda Tahfidz menjadi awal untuk terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an dan tumbuh menjadi anak yang saleh.
“Harapan kami semoga Arsy menjadi anak yang saleh dan terus semangat menghafal Al-Qur’an hingga menjadi seorang hafiz,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News