Logo Sulselsatu

TelkomGroup Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia dengan Kabel Laut NCC

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 21 Juli 2026 18:29

TelkomGroup resmikan pendaratan kabel laut NCC. Foto: Istimewa.
TelkomGroup resmikan pendaratan kabel laut NCC. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, BATAM – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama BW Digital dan didukung Nongsa Digital Park (NDP) berhasil melakukan pendaratan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di Nongsa Digital Park, Batam pada Senin (20/7/2026).

Pendaratan kabel tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital antara Indonesia dan Singapura sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih andal dan berdaya saing.

Prosesi tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

Baca Juga : Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum

Kemudian, hadir Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan, Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, serta jajaran direksi Telkom, Telin, BW Digital, dan Nongsa Digital Park.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembangunan NCC menjadi fondasi penting dalam membentuk koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura.

“Transformasi digital Indonesia perlu didukung oleh infrastruktur nyata dan konektivitas yang semakin kuat. NCC menjadi fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, sekaligus semakin memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia,” ujar Airlangga.

Baca Juga : Transformasi TelkomGroup Kini Tunjukkan Hasil, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun

Menko Airlangga menjelaskan, kehadiran NCC diharapkan dapat memperkuat posisi strategis kedua negara dalam ekosistem dan rantai nilai digital global, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi baru berbasis teknologi.

NCC merupakan satu dari dua sistem kabel bawah laut Batam-Singapura yang dikembangkan TelkomGroup bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA).

Infrastruktur ini menjadi bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE) untuk memperkuat konektivitas digital regional.

Baca Juga : Transformasi TLKM 30 Dongkrak Kinerja Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tumbuh 3,9 Persen

Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro menilai, pembangunan infrastruktur digital menjadi investasi strategis yang mampu mendorong daya saing nasional.

“Investasi strategis seperti NCC menjadi penting karena penguatan kedaulatan dan infrastruktur digital dapat menjadi katalis bagi inovasi, daya saing, serta pertumbuhan berbagai sektor industri,” katanya.

Dengan panjang sekitar 50 kilometer dan kapasitas 24 fiber pairs, NCC dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan latensi rendah yang terus meningkat, seiring berkembangnya layanan cloud, hyperscaler, kecerdasan artifisial (AI), serta interkoneksi pusat data di Asia Tenggara.

Baca Juga : Program Pengembangan Talenta Digital Antar Telkom Raih Lestari Award 2026

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pengembangan NCC merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

“Melalui pengembangan infrastruktur digital yang berkelanjutan, TelkomGroup berkomitmen memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional. NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing,” kata Dian.

Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba menambahkan, NCC akan memperkuat kapasitas konektivitas internasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem cloud, AI, hyperscaler, dan pusat data di kawasan.

Baca Juga : Berusia 61 Tahun, Telkom Perkuat Ekosistem Digital untuk UMKM hingga Talenta AI

Sementara itu, Chief Executive Officer BW Digital Ludovic Hutier menyebut, kolaborasi dengan Telin menjadi langkah strategis dalam menghadirkan infrastruktur digital kelas dunia di Asia Tenggara.

Menurutnya, NCC akan menjadi bagian dari ekosistem digital BW Digital yang juga mencakup jaringan serat optik darat Citra Connect serta pusat data NDP1 di Batam.

CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan mengatakan, pendaratan kabel NCC menandai langkah penting dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia.

“Pendaratan kabel hari ini bukan sekadar penyelesaian sebuah infrastruktur digital, tetapi merupakan tonggak penting dalam memperkuat ekosistem digital. Di Nongsa Digital Park, kami menyatukan konektivitas, pusat data, platform cloud, inovasi AI, talenta digital, serta perusahaan-perusahaan global ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujarnya.

Melalui proyek NCC, TelkomGroup, Telin, BW Digital, dan Nongsa Digital Park berharap Batam semakin kokoh sebagai gerbang digital Indonesia yang menghubungkan ekosistem digital nasional dengan pasar regional maupun global, sekaligus membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional11 Agustus 2026 17:57
Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Pemerintah memperkuat langkah menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang muncul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum....
News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...