PLN UIP Sulawesi Berhasil Energize PLTM Salu Noling, Siapkan Tambahan 10 MW Energi Bersih

PLN UIP Sulawesi Berhasil Energize PLTM Salu Noling, Siapkan Tambahan 10 MW Energi Bersih

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi kembali mencatatkan kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan, PLN berhasil melakukan energisasi (energize) kubikel 20 kV Unit 1 dan Unit 2 serta jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV sepanjang 52 kilometer sebagai fasilitas penyambungan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2 x 5 megawatt (MW).

Keberhasilan tersebut menjadi tahapan penting sebelum PLTM Salu Noling memasuki proses sinkronisasi dengan sistem kelistrikan PLN hingga beroperasi secara komersial.

Pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) itu nantinya akan menambah pasokan energi bersih sebesar 10 MW untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan.

Manager PLN UPP Sulawesi Selatan Ronald Paschalis Foudubun mengatakan, energisasi tersebut menunjukkan kesiapan infrastruktur penyambungan yang dibangun PLN untuk menerima pasokan listrik dari PLTM Salu Noling.

“Keberhasilan energisasi ini merupakan bukti kesiapan infrastruktur penyambungan yang dibangun PLN untuk menerima pasokan listrik dari PLTM Salu Noling. Selanjutnya kami akan memastikan seluruh tahapan pengujian hingga sinkronisasi berjalan aman, andal, dan sesuai standar sehingga pembangkit dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ronald.

General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha menegaskan, pencapaian tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang mendukung transisi energi nasional.

Menurutnya, kehadiran PLTM Salu Noling akan memperkuat pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan.

“Keberhasilan energisasi infrastruktur penyambungan PLTM Salu Noling menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan. Tambahan kapasitas 10 MW dari PLTM Salu Noling akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Selatan sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN dalam menggerakkan kedaulatan energi melalui pemanfaatan sumber daya energi domestik yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” ujar Aditya.

PLN menyatakan akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan hingga PLTM Salu Noling beroperasi penuh.

Kehadiran pembangkit ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia melalui pemanfaatan energi baru terbarukan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga