JNE Gelar Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, 5.273 Karya Ramaikan Panggung Kreativitas Anak Bangsa

JNE Gelar Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, 5.273 Karya Ramaikan Panggung Kreativitas Anak Bangsa

SULSELSATU,com, JAKARTA – JNE resmi menyelenggarakan puncak acara penghargaan JNE Content Competition 2026 di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan. Ajang yang telah memasuki penyelenggaraan ke-13 sejak pertama kali digelar pada 2011 itu menjadi penutup rangkaian kompetisi yang tahun ini berhasil menghimpun 5.273 karya dari seluruh Indonesia. Sebanyak 77 pemenang dari empat kategori lomba, yakni karya tulis, fotografi, video, dan desain, menerima penghargaan setelah sebelumnya diumumkan pada 10 Juli 2026 melalui JNEWS Online dan kanal media sosial resmi JNE.

Malam penganugerahan berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Acara dipandu oleh MC Suci Patia serta dihadiri Chairman ILTHABI REKATMA Ilham Akbar Habibie, Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi, jajaran manajemen JNE, dewan juri, serta para pemenang dari berbagai daerah di Indonesia.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengatakan tingginya jumlah karya yang masuk menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap industri kreatif. Menurut dia, kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen JNE yang pada usia ke-35 tahun mengusung semangat “Bergerak Bersama” untuk terus mendukung lahirnya talenta-talenta kreatif Indonesia.

“Melihat lebih dari 5.273 karya kreatif masuk dari seluruh penjuru Indonesia, kami merasa sangat terinspirasi. Di usia JNE yang ke-35 tahun, kami mengusung semangat ‘Bergerak Bersama’. Melalui kompetisi ini, kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus menjadi bagian dari ekosistem kreatif Indonesia, mendukung setiap talenta untuk terus tumbuh dan berbagi dampak positif,” ujar Feriadi.

Ia menegaskan, JNE tidak hanya berperan sebagai perusahaan logistik, tetapi juga ingin menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas, inspirasi, dan kolaborasi. Karena itu, kompetisi tersebut terus dipertahankan sebagai wadah bagi para kreator untuk menyampaikan cerita melalui berbagai medium.

Chairman ILTHABI REKATMA, Ilham Akbar Habibie, mengapresiasi konsistensi JNE dalam menyelenggarakan kompetisi yang dinilai mampu mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda Indonesia.

“Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan bukti nyata potensi inovasi bangsa yang sangat besar. Saya sangat mengapresiasi langkah JNE dalam membina kreativitas anak bangsa. Semoga kompetisi ini terus menjadi wadah yang berkelanjutan, melahirkan talenta baru yang akan membawa Indonesia lebih maju di masa depan,” katanya.

JNE Content Competition pertama kali diselenggarakan pada 2011 dan kini telah menjadi salah satu kompetisi kreatif yang konsisten digelar di Indonesia. Tahun ini, tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” dipilih sebagai refleksi perjalanan panjang JNE yang tumbuh bersama pelanggan, pelaku UMKM, karyawan, hingga berbagai komunitas di seluruh penjuru negeri.

Menurut dewan juri kategori Writing Nasional, Maman Suherman, tema tersebut mampu diterjemahkan peserta menjadi karya-karya yang kuat dari sisi emosional dan kemanusiaan.

“Tema ‘Bergerak Bersama, Beragam Cerita’ mampu diterjemahkan dengan sangat emosional oleh para peserta. Banyak karya yang menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini menegaskan bahwa di balik setiap paket yang diantar, terdapat cerita tentang harapan dan kasih sayang yang saling terhubung. Talenta kreatif Indonesia sungguh luar biasa,”ujarnya.

Pada malam penghargaan, JNE juga memberikan apresiasi tertinggi melalui penghargaan Best of The Best. Penghargaan tersebut diberikan kepada Utomo Priyambodo, jurnalis National Geographic Indonesia yang meraih Juara I Writing Jurnalis Regional Jakarta dan Banten, serta Idris Prasetiawan, jurnalis Palopopos Fajar yang menjadi Juara I Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku, dan Papua. Keduanya memperoleh hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah.

Utomo Priyambodo mengaku tidak menyangka karya jurnalistiknya memperoleh penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.

“Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pemenang kategori pelajar, Teza Syahrudin dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, mengatakan pengalaman mengikuti malam penghargaan menjadi dorongan besar untuk terus berkarya.

“Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan JNE Content Competition 2026, JNE kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai perusahaan jasa logistik yang menghubungkan pengiriman ke seluruh Indonesia, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendukung tumbuhnya ekosistem industri kreatif nasional.

Menutup rangkaian acara, Feriadi menegaskan JNE akan terus membuka ruang bagi setiap individu untuk mengembangkan potensi dan melahirkan karya yang memberi dampak positif bagi masyarakat.

“JNE akan terus menjadi jembatan bagi setiap individu untuk mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata. Mari kita terus bergerak bersama menciptakan lebih banyak lagi narasi positif untuk kemajuan negeri,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga