Korban Pencurian Helm di Makassar Kecewa Laporan Mandek di Polsek Panakkukang

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang warga Makassar bernama Fatil (25) mengaku kecewa lantaran laporan pencurian helm yang dilayangkannya ke Polsek Panakkukang tak kunjung menunjukkan perkembangan.
Meski telah melapor sejak lebih dari satu bulan lalu dan menyerahkan bukti pendukung berupa rekaman CCTV, korban mengaku hingga kini belum memperoleh kepastian terkait penanganan kasus tersebut.
Korban melaporkan kasus pencurian helm miliknya ke Polsek Panakkukang pada Selasa (23/6/2026) dengan nomor laporan STPL/356/VI/RES.1.8/2026/UNITRESKRIM. Namun, hingga kini ia mengaku belum menerima kepastian maupun informasi terkait perkembangan penanganan laporannya.
“Sudah satu bulan lebih saya melapor tapi tidak ada perkembangan dari Polsek Panakkukang,” ujar Fatil kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).
Fatir menduga laporannya tidak ditindaklanjuti secara serius karena barang yang dilaporkan hilang hanya sebuah helm. Menurutnya, jika yang hilang adalah sepeda motor, laporan tersebut kemungkinan akan lebih cepat mendapat perhatian dari aparat Polsek Panakkukang.
“Mungkin saja yah, laporan saya tidak ditanggapi serius karena cuma helm yang hilang, mungkin motorpi hilang barupi kayaknya mau diatensi,” ungkapnya.
Fatil mengaku prihatin karena kasus pencurian di lokasi tersebut disebut sudah berulang kali terjadi.
Menurutnya, pihak manajemen warung kopi setempat menyampaikan bahwa sudah ada sekitar 20 korban pencurian helm, namun belum terlihat adanya penanganan yang serius dari pihak kepolisian.
“Kalau tidak salah pihak manajemen warkop bilang sudah ada 20an korban disini, baru sama helm juga yang dicuri. Tadi malam ada lagi kehilangan dia Knalpot motornya.” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News