Tiga Siswa RHIS Jalani Program Intensif Bahasa Arab dan Al-Qur’an di Madinah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ranu Harapan Islamic School (RHIS) kembali mengirimkan siswanya untuk mengikuti program pendidikan di Madinah, Arab Saudi.
Tiga pelajar diberangkatkan guna mengikuti pembelajaran intensif selama satu bulan yang difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa Arab serta pendalaman ilmu Al-Qur’an.
Ketiga siswa yang mendapat kesempatan tersebut yakni Muhammad Fayyaz Al Fath Mallempu Ramli, Muhammad Fayyaz Al Faid Mallempu Ramli yang masih duduk di jenjang SMP, serta Muhammad Fatih Diyaulhaq yang merupakan siswa tingkat SMA.
Selama berada di Kota Madinah, mereka akan belajar langsung di lingkungan yang menggunakan bahasa Arab dalam aktivitas sehari-hari.
Selain memperkuat kemampuan berkomunikasi, para siswa juga akan mendalami pemahaman Al-Qur’an melalui pembelajaran yang berlangsung di Tanah Suci.
Ketua Dewan Pembina RHIS sekaligus Pendiri Yayasan Ranu Prima, Muh Ramli Rahim, berharap program tersebut mampu memberikan bekal yang kuat bagi para siswa, khususnya dalam memahami Al-Qur’an secara langsung melalui penguasaan bahasa Arab.
“Mohon doa ta semua semoga balik dari Madinah mereka sudah fasih berbahasa Arab dan bisa memahami Al-Qur’an secara baik dan benar tanpa harus diterjemahkan,” ujar Ramli Rahim, Minggu (26/7/2026).
Ia menjelaskan, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi akademik para peserta, tetapi juga menjadi langkah awal bagi RHIS dalam menyiapkan lebih banyak siswa untuk menempuh pendidikan serupa di masa mendatang.
“Insya Allah, sebulan mereka di Madinah dan selanjutnya anak-anak RHIS akan dipimpin oleh mereka nantinya belajar di Madinah,” katanya.
RHIS menilai pengalaman belajar langsung di Madinah akan menjadi bekal berharga bagi para siswa.
Selain membawa pulang ilmu dan pengalaman baru, mereka juga diharapkan dapat berbagi pengetahuan kepada teman-temannya di sekolah sehingga mampu memotivasi lebih banyak siswa untuk memperdalam bahasa Arab dan ilmu Al-Qur’an melalui program serupa.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News