Logo Sulselsatu

Rudianto Lallo Minta Kejati Sulsel Buka Kembali Kasus Dugaan Penyimpangan Dana JKN di RSKD Gigi dan Mulut

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 31 Juli 2026 21:32

istimewa
istimewa

MAKASSAR, SULSELSATU.com – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengusut tuntas dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Rumah Sakit Khusus Daerah Gigi dan Mulut (RSKDGM) Sulawesi Selatan.

Permintaan tersebut menguat setelah munculnya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tata kelola dana jasa pelayanan kesehatan yang bersumber dari Dana JKN. Temuan itu dinilai menjadi dasar baru bagi aparat penegak hukum untuk kembali mendalami perkara yang sebelumnya telah masuk tahap penyelidikan.

Rudianto Lallo menegaskan, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak boleh diperlakukan sebagai dokumen administratif semata. Menurutnya, setiap temuan yang mengindikasikan adanya penyimpangan pengelolaan keuangan negara wajib ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum.

Baca Juga : Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029

“Kalau sudah ada temuan BPK yang mengarah pada dugaan penyimpangan pengelolaan dana negara, maka tidak boleh berhenti hanya pada rapat evaluasi atau pengembalian administrasi. Aparat penegak hukum harus menguji apakah ada unsur pidana di balik temuan tersebut,” tegas Rudianto Lallo.

Politikus Partai NasDem itu mengingatkan bahwa dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan uang rakyat yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan. Karena itu, setiap rupiah yang diduga disalahgunakan harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Jangan bermain-main dengan dana kesehatan. Dana JKN adalah hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang layak, bukan ruang untuk praktik penyimpangan. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangannya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Baca Juga : Dari Kampung Bontoa untuk Prestasi, Anak Rakyat Cup 1 Hidupkan Sepaktakraw Makassar

 

Sementara itu, Aktivis Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (DPN-GNPK), Ramzah Thabraman, mengungkapkan bahwa kasus dugaan penyimpangan dana JKN di RSKDGM Sulsel pernah ditangani Kejati Sulsel setelah adanya laporan internal. Dalam proses tersebut, belasan saksi telah dimintai keterangan.

“Kasus ini pernah ditangani Kejati Sulsel pasca adanya laporan internal. Namun penyelidikannya mendadak dihentikan. Sekarang BPK telah mengeluarkan temuan terkait pengelolaan dana jasa kesehatan. Karena itu kami meminta Kejati Sulsel membuka kembali penyelidikan hingga tuntas,” tegas Ramzah.

Baca Juga : Rudianto Lallo Hadiri Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat HUT RI 81, Ajak Warga Rawat Kebersamaan dan Persatuan

Menurut Ramzah, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Kejati Sulsel mengenai alasan penghentian penyelidikan maupun perkembangan penanganan perkara tersebut, sehingga memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penyimpangan berkaitan dengan pengelolaan Dana JKN di RSKDGM Sulsel selama periode 2023–2024. Selain adanya hasil pemeriksaan dari Satuan Pengawas Internal (SPI) BPJS Kesehatan, dugaan tersebut juga disebut berkaitan dengan pengelolaan dana yang tidak sesuai ketentuan, termasuk mengacu pada dugaan pelanggaran terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

Pada 2025, Badan Pemeriksa Keuangan turut mengungkap persoalan dalam pengelolaan dana tersebut sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 50.B/T/LHP/DJPKN-V.MKS/PPD.01/05/2026 tanggal 29 Mei 2026, yang juga didukung hasil audit BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Rudianto Lallo Beri Bantuan Korban Kebakaran di Tallo, Ada Paket Sembako Hingga Uang Tunai

Terbaru, sedikitnya lima dokter ikut tercantum dalam temuan tersebut, yakni drg. MH, drg. WE, drg. AS, drg. KU, dan drg. MR. Menindaklanjuti hasil pemeriksaan itu, manajemen RSKD Gigi dan Mulut Sulsel diketahui mengundang kelima dokter tersebut dalam rapat internal pada 15 Juli 2026. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...