Logo Sulselsatu

MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 05 Agustus 2026 10:27

Petinggi MIND ID saat melihat proyek di Pomalaa. Foto: Istimewa.
Petinggi MIND ID saat melihat proyek di Pomalaa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, KOLAKA – Mining Industry Indonesia (MIND ID) menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk.

Dukungan tersebut diharapkan memperkuat kepastian investasi sekaligus mempercepat hilirisasi nikel yang berkelanjutan di Indonesia.

Komitmen itu ditegaskan melalui kunjungan kerja Komisaris MIND ID sekaligus Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin ke kawasan proyek PT Vale di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Kunjungan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, manajemen PT Vale, serta para pemangku kepentingan sebagai bentuk penguatan sinergi untuk memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Pomalaa berjalan aman, kondusif, patuh terhadap hukum, dan berkelanjutan.

Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran mengatakan, MIND ID akan terus mendukung PT Vale sebagai bagian dari holding industri pertambangan nasional.

Menurutnya, setiap dinamika yang muncul di lapangan harus diselesaikan melalui sinergi tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

“Holding tentu akan maksimal dalam mendukung anak holding (PT Vale). Jika ada persoalan sosial, kita selesaikan melalui koordinasi bersama Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Kejaksaan. Harapannya, kawasan industri ini maju, masyarakatnya maju, dan alamnya tetap lestari,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kawasan industri di Kolaka telah memberikan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, mulai dari meningkatnya aktivitas transportasi, usaha kuliner, perhotelan, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Kita sepatutnya mendukung semua. Menjaga kondusivitas iklim investasi itu nomor satu,” tambahnya.

Baca Juga : PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

Perkuat Hilirisasi Nikel
IGP Pomalaa merupakan salah satu proyek strategis yang mendukung agenda hilirisasi mineral nasional. Melalui proyek ini, PT Vale bersama mitra globalnya membentuk PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) untuk membangun fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP).

Fasilitas tersebut dirancang menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas sekitar 120 ribu ton nikel dan 15 ribu ton kobalt per tahun yang terkandung dalam MHP sebagai bahan baku utama industri baterai kendaraan listrik.

Selain menciptakan nilai tambah mineral, proyek ini juga diharapkan membuka peluang usaha baru, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Kompetensi Tenaga Medis di Kolaka Lewat Pelatihan BTCLS

Komitmen pada Keberlanjutan
Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Budiawansyah mengatakan, perusahaan berkomitmen memastikan pembangunan IGP Pomalaa berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan, kepatuhan hukum, dan perlindungan terhadap masyarakat maupun lingkungan.

“Bagi PT Vale, keberhasilan IGP Pomalaa tidak hanya diukur dari kemajuan fisik proyek, tetapi juga dari kemampuan kami menjaga kepercayaan masyarakat, mematuhi regulasi, dan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi daerah,” katanya.

Sementara itu, Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril menegaskan, pembangunan fasilitas HPAL terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan kerja, kualitas konstruksi, serta disiplin pelaksanaan proyek.

Baca Juga : PT Vale Kembali Buka Beasiswa untuk Mahasiswa S2 Asal Luwu Timur

“IGP Pomalaa adalah proyek strategis dengan skala besar dan tingkat kompleksitas tinggi. Karena itu, setiap tahapan pembangunan kami jalankan secara disiplin, terukur, dan mengutamakan keselamatan. Kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar proyek ini dapat memberikan nilai tambah optimal bagi Indonesia dan masyarakat Kolaka,” ujarnya.

PT Vale menegaskan seluruh tahapan pembangunan proyek akan tetap mengacu pada praktik pertambangan yang baik, standar keselamatan kerja, tata kelola lingkungan, serta prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Dengan dukungan MIND ID dan sinergi bersama pemerintah serta aparat penegak hukum, IGP Pomalaa diharapkan menjadi salah satu model hilirisasi nikel berkelanjutan yang mampu memperkuat daya saing Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...