BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengembangkan ekosistem layanan haji nasional yang lebih terintegrasi.
Sinergi tersebut diarahkan pada penguatan layanan digital, peningkatan jumlah pendaftar haji, optimalisasi pengelolaan dana haji, hingga memperkuat peran Bank Muamalat dalam ekosistem keuangan syariah nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Synergy Roadshow 2026 yang digelar di Hotel Rinra Makassar, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan BPKH, Direksi Bank Muamalat, serta pimpinan wilayah dan cabang Bank Muamalat dari berbagai daerah.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, mengatakan kolaborasi kedua lembaga tidak hanya sebatas hubungan antara pemegang saham dan bank syariah, tetapi merupakan kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah haji.
“Sinergi antara BPKH dan Bank Muamalat bertujuan menghadirkan layanan haji yang lebih mudah, cepat, efisien, dan berkualitas. Kami ingin kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi jemaah sekaligus memperkuat bisnis Bank Muamalat sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah,” ujar Harry.
Ia menjelaskan, BPKH bersama Bank Muamalat terus mengembangkan sejumlah program strategis, di antaranya integrasi layanan melalui BPKH Apps untuk pembukaan rekening setoran awal dan rekening pelunasan haji, peningkatan akuisisi calon jemaah, optimalisasi program cross selling, pengelolaan likuiditas dana haji, hingga pengembangan sistem pembayaran digital melalui integrasi payment gateway Bank Muamalat.
Menurut Harry, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis Bank Muamalat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyebut Synergy Roadshow menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh insan Bank Muamalat dengan BPKH dalam menangkap peluang besar dari ekosistem haji dan umrah yang terus berkembang.
“Ekosistem haji dan umrah memiliki multiplier effect yang besar terhadap berbagai sektor ekonomi. Karena itu, melalui sinergi ini kami ingin menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat,” kata Imam.
Ia menambahkan, Bank Muamalat terus menjalankan strategi pertumbuhan melalui penguatan segmen ritel, digitalisasi layanan, serta pengembangan produk berbasis kebutuhan masyarakat.
Salah satunya dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan haji melalui aplikasi Muamalat DIN, termasuk fitur Bank Haji, kemudahan pendaftaran dan pelunasan haji, hingga pemanfaatan Kartu Haji Indonesia.
Selain memperkuat layanan digital, kedua institusi juga berkomitmen meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan haji, menyempurnakan proses pelayanan, memperkuat layanan kustodian, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memudahkan akses calon jemaah.
Melalui sinergi tersebut, BPKH dan Bank Muamalat berharap dapat menghadirkan pengalaman layanan haji yang semakin mudah, aman, dan terintegrasi. Di sisi lain, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah nasional melalui pengembangan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News