Logo Sulselsatu

BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 11 Agustus 2026 17:02

Pemusnahan Rupiah palsu di Kantor BI Sulsel. Foto: Istimewa.
Pemusnahan Rupiah palsu di Kantor BI Sulsel. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARBank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil temuan di wilayah Sulawesi Selatan.

Uang palsu tersebut ditemukan berdasarkan laporan masyarakat dan perbankan sepanjang Januari 2025 hingga Mei 2026.

Pemusnahan dilakukan setelah barang temuan tersebut memperoleh penetapan pemusnahan dari Ketua Pengadilan Negeri Makassar.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Langkah ini memastikan uang Rupiah palsu yang telah ditemukan tidak kembali masuk ke peredaran dan merugikan masyarakat.

Plh. Kepala Perwakilan BI Sulsel Bayu Martanto mengatakan, pemusnahan ribuan lembar uang palsu tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah.

“Menjaga Rupiah pada hakikatnya adalah menjaga kepercayaan masyarakat. Dan menjaga kepercayaan masyarakat berarti menjaga fondasi perekonomian kita. Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga simbol kedaulatan negara,” ujar Bayu.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

Menurut Bayu, pemberantasan Rupiah palsu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, sinergi BOTASUPAL Sulawesi Selatan menjadi bagian penting dalam mencegah sekaligus menindak peredaran uang palsu sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Pemusnahan tersebut juga menjadi pesan bahwa upaya yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah akan ditangani melalui koordinasi antarlembaga dan proses penegakan hukum.

Upaya pencegahan peredaran uang palsu dilakukan BI melalui sejumlah pendekatan. Salah satunya adalah edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat mengenali keaslian uang.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Di Sulawesi Selatan, edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai institusi pendidikan, termasuk training of trainer bagi guru di sejumlah kabupaten dan kota.

BI juga menjalankan program pemilihan Duta Muda dan Guru CBP Rupiah 2026 serta membentuk Forum Kas Perbankan (FKP) Sultan untuk memperluas edukasi mengenai Rupiah.

Selain edukasi, BI memperkuat aspek pencegahan melalui pengembangan unsur pengaman (security features) dan desain uang Rupiah agar semakin sulit dipalsukan.

Baca Juga : BI Sulsel Tingkatkan Kemampuan Jurnalis Baca Data Ekonomi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Langkah berikutnya dilakukan melalui pendekatan represif dengan melibatkan aparat penegak hukum.

BI memberikan dukungan dalam proses penyidikan dan penegakan hukum, termasuk pemeriksaan terhadap uang yang diragukan keasliannya, pemberian keterangan ahli, serta pertukaran data dan informasi mengenai temuan Rupiah palsu.

Di tingkat masyarakat, BI mengimbau warga lebih teliti saat menerima uang tunai. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang untuk mengenali ciri keaslian Rupiah.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan atau menerima uang yang diragukan keasliannya kepada pihak yang berwenang.

Pemusnahan 4.144 lembar uang palsu tersebut dihadiri unsur BOTASUPAL, Pengadilan Negeri Makassar, pimpinan perbankan di Sulawesi Selatan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

BI menegaskan sinergi dengan BOTASUPAL, perbankan, aparat penegak hukum, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menjaga Rupiah tetap dipercaya dan dihormati sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis06 September 2026 21:58
Samsung Neo WindFree Lite Hadir Mulai dari 0,5 PK Sampai 2 PK: Sejuk Tanpa Hembusan Angin Langsung, Kini Lebih Terjangkau
SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Samsung AC Neo WindFree Lite di pasar Indonesia. Pendingin ruangan ...
News06 September 2026 21:29
PLN UIP Sulawesi dan Gubernur Gorontalo Perkuat Sinergi Infrastruktur Kelistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (PLN UIP Sulawesi) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung pembang...
Politik06 September 2026 17:31
SOKSI Diminta Kembali Jadi Mesin Kaderisasi dan Penguat Golkar di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum Depinas SOKSI Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi untuk mengembalikan kekuatan...
News06 September 2026 15:56
Direktur Keamanan PT TRK Pimpin Blokade Total PSN Pomalaa, Tantang dan Maki Aparat TNI
Tindakan sewenang-wenang yang dipertontonkan pihak manajemen PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pomalaa Industr...