Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan Sekaligus, Wahidin Dorong Pengawasan Tepat Sasaran

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan Sekaligus, Wahidin Dorong Pengawasan Tepat Sasaran

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Sebanyak 28.238 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Luwu Timur mendapat tambahan dukungan kebutuhan pokok melalui penyaluran bantuan beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Program tersebut diluncurkan serentak di Gudang Bulog Mangkutana, Kamis (13/8/2026), dan turut dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur, Wahidin Wahid.

Peluncuran bantuan pangan dilakukan secara serentak oleh Gubernur Sulawesi Selatan dan diikuti 24 kabupaten/kota. Di Luwu Timur, penyaluran mencakup penerima yang tersebar di seluruh desa.

Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Karena bantuan untuk tiga bulan disalurkan sekaligus, masing-masing penerima menerima total 30 kilogram beras.

Wahidin menilai program tersebut memiliki dampak langsung terhadap masyarakat karena menyasar salah satu kebutuhan paling mendasar, yakni pangan.

Menurutnya, bantuan pemerintah akan semakin berarti apabila proses distribusinya berjalan tepat waktu dan benar-benar diterima oleh warga yang telah ditetapkan sebagai penerima.

“Program seperti ini tentu sangat membantu masyarakat. Kami berharap penyalurannya berjalan lancar dan bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang telah ditetapkan,” ujar Wahidin.

Wahidin mengatakan perhatian DPRD tidak hanya pada keberadaan program, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut sampai ke masyarakat tanpa menimbulkan persoalan dalam proses penyaluran.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak terkait dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan tertib.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan program, termasuk Perpadi dan jajaran perangkat daerah yang ikut mendukung proses penyaluran.

“Yang paling penting adalah bantuan ini diterima masyarakat sesuai data penerima. Dengan begitu, manfaat program pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga,” katanya.

Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus harus dipenuhi, Wahidin menilai bantuan beras dapat menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Ia berharap penyaluran tiga bulan sekaligus tersebut dapat berlangsung sesuai mekanisme dan tidak menimbulkan kendala di tingkat lapangan.

Kegiatan launching di Gudang Bulog Mangkutana turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPS Luwu Timur, perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Camat Kalaena, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bulog, Perpadi, serta perwakilan masyarakat.

Bagi DPRD Luwu Timur, kehadiran dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap program pemerintah. Wahidin berharap bantuan pangan tidak sekadar tersalurkan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga