Ombas Polisikan Saksi dan Pansus Hak Angket DPRD Gowa Terkait Pencemaran Nama Baik

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Muhammad Basri alias Ombas melaporkan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa dan sejumlah saksi ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait dugaan pencemaran nama baik.
Laporan tersebut juga berkaitan dengan dugaan keterangan palsu yang disampaikan sejumlah saksi dalam persidangan hak angket yang dinilai berdampak terhadap dirinya dan keluarganya, khususnya anak-anaknya.
Ombas didampingi kuasa hukumnya, Adi Bintang, melaporkan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel pada Rabu (19/8/2026).
Ombas mengatakan rangkaian kejadian yang dilakukan Pansus Hak Angket DPRD Gowa telah berdampak terhadap kondisi psikologis tiga anaknya.
“Ada rangkaian kejadian yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Gowa, khususnya Pansus DPRD Kabupaten Gowa, yang menyebabkan tiga orang anak saya mengalami tindak kekerasan nonverbal. Ada yang putus sekolah dan ada yang malu ke sekolahnya. Ini yang kami laporkan dampaknya,” ujar Ombas kepada wartawan usai membuat laporan di SPKT Polda Sulsel.
Menurut Ombas, salah satu anaknya yang sebelumnya bersekolah di salah satu SMA di Balikpapan terpaksa pindah sekolah karena merasa malu akibat persoalan tersebut.
Sementara itu, anak keduanya disebut mendapat rekomendasi untuk menjalani pendampingan psikologis setelah pihak sekolah melihat adanya perubahan yang berdampak pada kondisi anaknya.
“Anak kedua saya sampai ke psikolog, karena gurunya menyampaikan bahwa anak ini perlu dibawa ke psikolog karena ini persoalan,” kata Ombas.
Ombas mengungkapkan pihaknya juga melaporkan sejumlah saksi yang memberikan keterangan dalam persidangan Pansus Hak Angket DPRD Gowa. Dia menilai terdapat keterangan yang diduga tidak benar dan merugikan dirinya serta keluarganya.
“Terlapornya Pansus, Ketua Pansus dan seluruh anggota Pansus, kemudian seluruh saksi yang menyebut nama saya. Ada beberapa nama, nanti penyelidikannya akan ditentukan siapa-siapa,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News