Bantu PKL Makassar ‘Go Digital’, Platform Jajan 10.000 Tawarkan Pantauan Transaksi Real-Time

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menggelar forum penataan akses dan pembinaan usaha untuk mendorong Pedagang Kaki Lima (PKL) merambah platform digital. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar, promosi, hingga penataan jaringan distribusi pedagang kecil di tengah perubahan pola transaksi masyarakat.
Dalam forum tersebut, CEO PT Tumbuh Bersama UMKM, Nurtayyibul Yama, memaparkan sistem platform “Jajan 10.000” yang memanfaatkan aplikasi untuk memantau transaksi secara transparan.
“Jajan 10.000 ini merupakan platform yang membantu penjualan dan distribusi produk UMKM dengan menyediakan fasilitas aplikasi yang memberikan informasi secara real time dan transparan dalam proses penjualan produk,” ujar Nurtayyibul, Kamis (20/8/2026).
Ia menilai pergeseran ke sistem digital menjadi momentum penting bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas.
“Keberadaan Jajan 10.000 ini adalah peluang bagi UMKM untuk bisa berkembang,” katanya.
Meski mengusung pendekatan harga Rp10.000 untuk menarik konsumen, platform ini berfokus pada penguatan teknologi. Informasi penjualan secara real-time yang disediakan aplikasi dapat dimanfaatkan pedagang untuk mengevaluasi strategi bisnis mereka.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas PKL agar mampu beradaptasi dengan teknologi dan tidak hanya bertahan dengan cara konvensional. Ia juga menyoroti peran elemen muda dalam mendukung ekosistem usaha.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam memperkenalkan koperasi kepada generasi muda melalui pemanfaatan teknologi digital, pengembangan usaha kreatif, penguatan jejaring ekonomi, serta penerapan tata kelola koperasi yang profesional,” kata Arlin.
Melalui fasilitasi ini, Pemkot Makassar berharap kegiatan pembinaan berlanjut pada terbukanya akses pasar dan jaringan distribusi yang konkret, sehingga pelaku PKL mampu meningkatkan daya saing serta mengembangkan skala bisnisnya secara berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News