UNM Kukuhkan 1.081 Wisudawan, 75,30 Persen Raih Predikat Cum Laude

UNM Kukuhkan 1.081 Wisudawan, 75,30 Persen Raih Predikat Cum Laude

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mengukuhkan 1.081 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan dalam prosesi Wisuda Periode Agustus 2026 di Pelataran Gedung Phinisi UNM, Kamis (20/8/2026).

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Ketua DPP Ikatan Alumni Universitas Negeri Makassar (IKA UNM) Nurdin Halid bersama istrinya, Andi Nurban Nurdin Halid. Kehadiran Nurdin sekaligus untuk menghadiri wisuda anaknya yang menyelesaikan Program Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 814 wisudawan atau 75,30 persen meraih predikat cum laude. Capaian itu menjadi salah satu catatan penting dalam prosesi wisuda yang berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Plt Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, mengatakan tingginya jumlah lulusan berpredikat cum laude menunjukkan capaian akademik yang patut diapresiasi sekaligus menjadi gambaran komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan.

“Sebanyak 814 orang atau 75,30 persen dinyatakan lulus dengan predikat cum laude,” kata Farida dalam sambutannya.

Dengan tambahan 1.081 lulusan tersebut, jumlah alumni UNM kini mencapai 180.325 orang. Farida mengatakan angka itu menunjukkan besarnya tanggung jawab universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Pada tahun yang sama, UNM juga menerima mahasiswa baru dalam jumlah besar. Sebanyak 11.034 mahasiswa baru diterima pada jenjang Diploma III, sarjana dan sarjana terapan, serta 1.141 mahasiswa baru pada jenjang pascasarjana.

Dengan demikian, lebih dari 12 ribu anak bangsa mempercayakan pendidikan mereka kepada UNM dalam satu tahun akademik. 

Menurut Farida, kepercayaan tersebut tidak sekadar menjadi angka penerimaan mahasiswa, tetapi merupakan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan mutu layanan akademik.

“Kepercayaan seperti ini hanya bisa dibalas dengan mutu layanan akademik yang sungguh-sungguh kita jaga,” ujarnya.

Farida menyebut momentum wisuda tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Bagi pimpinan universitas, wisuda juga menjadi ruang pertanggungjawaban kepada sivitas akademika, orang tua, mitra, pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, berbagai pembenahan tata kelola, layanan akademik, penguatan integritas dan peningkatan mutu terus dilakukan agar UNM tetap menjadi institusi pendidikan yang aman, kredibel, berprestasi dan bermartabat.

Salah satu capaian terbaru berada pada bidang akreditasi program studi. Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan LAM-PTKes tertanggal 25 Juli 2026.

Program Studi Teknik Komputer Fakultas Teknik juga memperoleh akreditasi unggul berdasarkan keputusan LAM Infokom tertanggal 22 Juli 2026.

Tambahan dua program studi tersebut memperkuat posisi UNM dalam pengembangan pendidikan bidang kesehatan dan teknologi. Dari total 185 program studi yang dimiliki UNM, sebanyak 74 program studi kini berstatus akreditasi unggul.

“Artinya, lebih dari 50 persen program studi kita telah terakreditasi unggul. Ini luar biasa,” kata Farida.

Sementara itu, Ketua Umum IKA UNM, Nurdin Halid, mengapresiasi penguatan sistem akademik berbasis digital tersebut. Menurut dia, inovasi itu menunjukkan keseriusan UNM dalam mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa.

“Ini sebuah inovasi di bidang akademik yang luar biasa,” kata Nurdin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, jajaran akademik, para dekan dan ketua program studi yang dinilai telah berupaya memperkuat kualitas pendidikan di UNM.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga