Vale Food Festival Libatkan 150 UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal di Kolaka

SULSELSATU.com, KOLAKA – Sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dilibatkan dalam Vale Food Festival yang digelar PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-58 PT Vale tersebut berlangsung selama lima hari, 22–26 Agustus 2026, di Alun-Alun 19 November, Kolaka.
Festival ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus memperluas akses pasar dan jejaring usaha.
Vale Food Festival digelar melalui kolaborasi PT Vale dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kolaka, serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kolaka.
Head External Relations Regional & Growth PT Vale Endra Kusuma mengatakan, pelibatan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya di bidang ekonomi.
“Dengan kolaborasi semua pihak—karyawan, masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders)—kita bisa mengubah tantangan menjadi peluang untuk terus memperbaiki diri. Pelibatan 150 UMKM ini adalah perwujudan komitmen PT Vale terhadap Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang ekonomi riil, sekaligus memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional,” jelas Endra Kusuma.
Menurut Endra, keterlibatan pelaku usaha lokal dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aktivitas penjualan selama festival.
Akses pasar, jejaring usaha, dan visibilitas produk menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar memiliki peluang berkembang lebih jauh.
Ketua Panitia Vale Food Festival Febri Raharjo mengatakan, festival tersebut dirancang untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
“Kami memberikan kesempatan kepada 150 tenant UMKM untuk memasarkan produk mereka berkat kolaborasi bersama KADIN, HIPMI, dan Pemkab Kolaka. Ketika UMKM tumbuh, kita percaya ekonomi daerah juga ikut tumbuh,” ungkapnya.
Kolaborasi dengan KADIN dan HIPMI turut mempertemukan pelaku UMKM dengan jejaring dunia usaha di Kolaka.
Pemerintah Kabupaten Kolaka juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut karena membuka ruang bagi produk lokal untuk dikenal dan dipasarkan kepada masyarakat yang lebih luas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Muh. Akbar mengatakan, keterlibatan UMKM dalam rangkaian HUT PT Vale menunjukkan dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
“Usia 58 tahun adalah bukti ketangguhan, kematangan, dan konsistensi PT Vale. Tema ‘Tangguh dan Bertanggung Jawab’ sangat relevan—tangguh menghadapi tantangan industri global dan bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan warga. Pelibatan 150 UMKM lokal ini adalah bukti nyata penggerak ekonomi kerakyatan yang sangat dibutuhkan masyarakat kita,” ujarnya.
Rangkaian HUT ke-58 PT Vale di IGP Pomalaa juga mencakup kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan lingkungan.
Di bidang pendidikan dan pengembangan bakat, PT Vale menghadirkan Festival Talenta Cilik serta sejumlah lomba bagi anak-anak tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kegiatan tersebut mencakup lomba mewarnai, membaca puisi, menyanyi, hingga peragaan busana.
Di bidang kesehatan, rangkaian kegiatan diisi senam sehat yang melibatkan karyawan dan masyarakat serta aksi donor darah untuk mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Kolaka.
Sementara pada aspek lingkungan, PT Vale menyerahkan bibit pohon secara simbolis kepada Yonif TP 869/Taawu untuk mendukung kegiatan penghijauan di Kabupaten Kolaka.
Berbagai kegiatan tersebut memperluas sasaran rangkaian HUT PT Vale dengan melibatkan pelaku UMKM, anak-anak, masyarakat, karyawan, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Kolaka.
Melalui rangkaian tersebut, PT Vale membawa tema HUT ke-58 “Tangguh dan Bertanggung Jawab” ke dalam sejumlah kegiatan yang menyentuh aspek ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah, KADIN, HIPMI, TNI-Polri, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kapasitas lokal sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di Kolaka.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News