Beasiswa Kalla 2026 Tembus 1.236 Pendaftar, 64 Lolos

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 Tahun 2026.
Jumlah tersebut terpilih setelah melewati rangkaian proses seleksi dari total 1.236 mahasiswa yang mendaftar, memperlihatkan tingginya antusiasme sekaligus kebutuhan mahasiswa terhadap dukungan keberlanjutan pendidikan.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla Sitti Nurkaya Basri mengatakan, keberagaman asal perguruan tinggi para penerima manfaat menjadi salah satu hal yang menunjukkan semangat inklusivitas Program Educare.
Dukungan pendidikan tidak hanya diberikan kepada mahasiswa dari perguruan tinggi negeri, tetapi juga mahasiswa dari perguruan tinggi swasta yang berada di berbagai daerah.
“Kami melihat bahwa kebutuhan terhadap dukungan pendidikan tidak hanya datang dari mahasiswa di kampus-kampus besar, tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi yang berada di daerah. Karena itu, keberagaman penerima manfaat menjadi bagian penting dari semangat program ini,” jelasnya, Senin (24/8/2026).
Dari 64 mahasiswa yang lolos hingga tahap akhir, lima perguruan tinggi tercatat sebagai kampus dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas), UIN Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai (UIAD Sinjai), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Sebaran tersebut memperlihatkan bahwa penerima manfaat berasal dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Selain lima kampus dengan penerima terbanyak, penerima manfaat juga berasal dari sejumlah perguruan tinggi lainnya, seperti Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone), Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar (Poltekkes Kemenkes Makassar).
Kemudian, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam As’adiyah Sengkang (UNISAD), Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Universitas Tadulako (Untad), dan Universitas Terbuka Makassar (UT Makassar).
Keberagaman tersebut menjadi gambaran bahwa dukungan pendidikan melalui Beasiswa Kalla tidak terpusat pada kampus atau wilayah tertentu.
Mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta, termasuk yang berada di wilayah daerah, memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari beasiswa ini selama memenuhi persyaratan dan melewati proses seleksi yang ditetapkan.
“Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan secara finansial, tetapi juga dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik, terus berprestasi, dan nantinya memberikan manfaat kembali kepada masyarakat,” tambah Sitti Nurkaya.
Beasiswa Kalla merupakan salah satu bentuk komitmen LAZ Hadji Kalla dalam menghadirkan manfaat zakat melalui sektor pendidikan.
Dengan cakupan pendaftar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari latar belakang kampus yang beragam untuk memperoleh dukungan pendidikan.
Beasiswa Kalla Gelombang 2 masih terbuka hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Calon pendaftar dapat mengakses formulir pendaftaran melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News