Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029

Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Korwil Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Partai NasDem Rudianto Lallo mengingatkan seluruh kader NasDem Sulawesi Selatan untuk mulai memperkuat konsolidasi menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan Rudianto Lallo saat memberikan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Minggu (30/8/2026).

Menurut Rudi, perjalanan menuju Pemilu 2029 harus dipersiapkan secara bertahap. Tahun pertama menjadi masa pemulihan, tahun kedua harus dimanfaatkan untuk memastikan kondisi organisasi semakin stabil, sedangkan tahun ketiga menjadi momentum kebangkitan sebelum memasuki tahun kompetisi dan pertaruhan politik.

“Karena itu Bapak, Ibu, kakak-kakak sekalian, momentum Bimtek hari ini harus menjadi sarana untuk menyolidkan, menyatukan persatuan, kekompakan, dan kebersamaan kita,” kata Anggota Komisi 3 DPR RI tersebut.

Ia menekankan pesan Ketua Umum NasDem agar seluruh kader tidak saling menjatuhkan. Sebaliknya, kader diminta membangun budaya saling mendukung dan memberikan semangat satu sama lain.

“Mari sesama kader kita saling membesarkan hati. Apa makna membesarkan hati? Ya kita harus saling support. Kita harus saling mendukung satu sama lain,” ujarnya.

Rudi juga menyoroti tantangan yang kini dihadapi anggota DPRD di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia mengatakan kondisi tersebut membuat ruang gerak anggota legislatif menjadi semakin terbatas, sementara tuntutan untuk tetap hadir dan bekerja bagi masyarakat terus berjalan.

Ia mengaku memahami kondisi tersebut karena pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Makassar pada masa pandemi Covid-19. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa anggota DPRD membutuhkan strategi dan inovasi agar tetap dapat menjalankan fungsi serta tugasnya secara maksimal.

“Berat hari ini menjadi anggota DPRD. Kenapa? Hampir tiap hari ada undangan di mana-mana, sementara suasananya adalah efisiensi. Anggaran pusat menurun, di daerah efisiensi,” ungkapnya.

Rudi kemudian mendorong anggota DPRD NasDem memperkuat sinergi dengan kepala daerah, khususnya kepala daerah yang diusung Partai NasDem. Menurut dia, kolaborasi tersebut penting untuk memastikan fungsi legislasi, pengawasan dan representasi masyarakat tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan anggota DPRD sepanjang memiliki dasar hukum dan tetap berkaitan dengan tugas serta fungsi legislatif.

“Sepanjang berkenaan wewenang fungsi tugas DPRD, maka kita bisa membuat regulasi. Tapi kuncinya adalah sinergi, kolaborasi dengan kepala daerah,” jelasnya.

Rudi juga mengingatkan agar seluruh kader tidak membangun sekat berdasarkan tingkatan jabatan maupun daerah pemilihan. Menurutnya, kekuatan NasDem justru akan semakin besar apabila seluruh kader mampu bekerja secara kolektif.

Ia menyampaikan pesan tersebut melalui sejumlah ungkapan budaya yang bermakna saling menguatkan, saling menopang dan tidak saling menjatuhkan.

“Tarik-menarik ke atas, bukan tarik-menarik ke bawah. Bila salah, saling mengingatkan,” katanya.

Rudi juga meminta kader NasDem memberikan dukungan penuh kepada Ketua DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif dalam menjalankan kepemimpinan partai di Sulawesi Selatan.

“Saya tidak mau berpanjang lebar. Pesan saya, mari kita dukung penuh Kakak Syaharuddin Alrif memimpin Sulsel dan menguatkan kader di Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Ia menilai kepemimpinan Syaharuddin Alrif saat ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Rudi mengaku menyambut positif semangat yang disampaikan Syaharuddin dalam forum tersebut.

Sementara itu, Ketua DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa soliditas kader menjadi modal utama partai untuk mempertahankan kekuatan politik pada Pemilu 2029.

Ia meminta anggota DPRD dan kepala daerah dari NasDem tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun komunikasi serta kolaborasi yang kuat demi kepentingan masyarakat.

“Kita harus komitmen bersama-sama. Apa usungan kita, selama itu untuk rakyat, kita dukung. Komitmen kita waktu pilkada dan kita kawal kader kita sampai sukses menjadi kepala daerah di daerahnya masing-masing,” ujar Syaharuddin.

Syaharuddin juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga konsistensi antara slogan perubahan yang selama ini dibawa NasDem dengan kerja nyata setelah mendapatkan amanah dari masyarakat.

“Kalau kita konsisten, kita istiqomah bergerak sesuai harapan ketua umum, maka saya yakin 2029 dengan kekuatan kolektif kolegial Partai NasDem, saya yakin kita bisa pertahankan kekuatan ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, kekuatan NasDem Sulsel tidak dibangun dalam waktu singkat. Menurutnya, struktur partai yang telah terbentuk hingga tingkat bawah merupakan hasil konsolidasi dan kerja politik yang dilakukan selama bertahun-tahun.

“14 tahun bersama kita berkeliling, kita konsolidasi di daerah-daerah. Maka saya berharap kekuatan ini kita akan pertahankan, kekuatan ini kita akan semakin kuatkan,” pungkas Syaharuddin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga